alexametrics

Produksi Menumpuk, Ratusan Karyawan Dirumahkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen  –  Bupati Pekalongan Asip Kholbihi didampingi para staf ahli serta para kepala OPD Rabu (3/6/2020) mengunjungi beberapa pabrik tekstil. Seperti pabrik PT Pisma Putra Sepait dan PT Pajitex.

Kunjungan bupati untuk memastikan kondisi pabrik yang sebenarnya, mengingat sudah dua bulan terakhir ini banyak  karyawan dirumahkan. Direktur Operasional PT Pajitex Agung mengungkapkan hingga saat ini pihaknya masih merumahkan 300-an dari 1.600 karyawan yang bekerja. Namun demikian karyawan yang dirumahkan tersebut masih menerima gaji 50 persen dari gaji pokok.

Menurutnya sejak ada pandemi tiga bulan lalu, pabrik PT Pajitex hanya menumpuk produksinya. Karena beberapa negara yang menerima barang produksi seperti Malaysia dan Singapura melakukan lockdown. “Ribuan lusin sarung kami tak bisa dijual, maka kami pun kesulitan dalam operasional. Sehingga ada tiga ratusan karyawan yang dirumahkan,” ungkap Agung.

Baca juga:  Motor Roda Tiga yang Nyaman seperti Mobil

Hal serupa disampaikan Direktur PT Pisma Gajah Putra, Turah yang merumahkan karyawannya sebanyak 400 orang, karena terdampak Covid-19. “ Pembayaran listrik tidak bisa dinego. Menumpuknya barang tidak bisa dijual, karena produk kami tidak bisa lagi diekspor ke Amerika, mengakibatkan kami harus merumahkan ratusan karyawan,” kata Turah.

Sementara itu, Asip menegaskan pihaknya akan segera membantu beberapa pabrik yang sedang kesulitan dalam pemasaran.  “Kami akan segera menyurati Gubernur DKI Jakarta dan Menteri Perindag, untuk segera membuka beberapa pasar di Jakarta. Seperti Pasar Tanah Abang dan Cipulir agar produk sarung dan batik bisa kembali dijual di Jakarta,” tegas bupati. (thd/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya