Gaji Sejumlah Guru Dicuri

75
TELUSURI JEJAK PELAKU: Petugas Sat Reskrim Polres Pekalongan melakukan olah TKP di rumah warga Desa Pantianom, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.(Ist)
TELUSURI JEJAK PELAKU: Petugas Sat Reskrim Polres Pekalongan melakukan olah TKP di rumah warga Desa Pantianom, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.(Ist)

RADARSEMARANG.ID, KAJEN, – Dalam sepekan, sudah ada dua rumah warga kemalingan. Terbaru kasus pencurian dompet berisi gaji sejumlah guru di Dukuh Gebanganom, Desa Pantianom, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan Rabu (12/2).

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom mengungkapkan bahwa aksi pencurian dengan pemberatan tersebut kali pertama diketahui oleh korban, Yuliana, 31, dan sang ibu, Endang, 52. Saat itu keduanya bangun tidur pukul 06.00, mendapati dua buah dompet miliknya tidak ada di tempat, yang semula diletakkan di atas kasur. Satu dompet berwarna merah hati berisi uang Rp 3 juta dan sejumlah slip gaji guru. Satu lagi berwaarna krem dan pink berisi uang Rp 100 ribu dan surat-surat penting, seperti KTP, SIM C, kartu BPJS dan lainnya.

Kemudian pada pukul 07.00 tetangga korban, Tunipah, menemukan dompet warna krem dan pink milik korban di tepi sungai. Tepatnya di sebelah selatan rumah korban yang berjarak sekitar 100 meter.

“Saat itu dompet langsung dikembalikan kepada korban. Saat dompet dibuka, sudah tidak utuh, semua uang dalam dompet hilang,” ungkap Akrom.

AKP Akrom juga mengatakan, dari hasil olah TKP dan keterangan korban serta saksi, petugas menduga pelaku masuk ke dalam ruang salat dengan cara mencongkel jendela depan. Sebelumnya pelaku sempat ingin masuk ke melalui jendela kamar, namun tidak berhasil. Hal itu terlihat dari adanya bekas congkelan.

“Setelah Tersangka berhasil masuk ke dalam rumah, langsung menuju ke kamar tidur bagian belakang, yang saat itu pintu kamar dalam keadaan terbuka. Selanjutnya langsung mengambil dua buah dompet milik korban, yang saat itu tergeletak di atas kasur,” jelasnya.

Sementara itu, Yuliana mengatakan bahwa uang yang diambil oleh pencuri, adalah sebagian uang gaji guru-guru yang akan dibagikan. Pihaknya akan berusaha mengganti agar para guru tetap gajian.

“Diduga kejadiaanya setelah subuh, karena kalau malam ruangan tersebut dipakai tidur,” terang Yuliana. (thd/zal)

Tinggalkan Balasan