alexametrics

Muzaki Card Diharapkan Tekan Kemiskinan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KAJEN, – Untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan, yang jumlahnya mencapai 80 ribu orang. Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi meluncurkan Muzaki Card, yakni kartu yang berfungsi sebagai alat bukti membayar zakat, yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan.

Bupati Asip mengungkapkan bahwa yang memegang kartu Muzaki tersebut, yakni para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pekalongan yang membayar zakat pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan.

Sebab dari merekalah merupakan sumber yang resmi dan terbesar di Baznas, dalam mengumpulkan zakat. Kalau hal itu bisa direalisaiskan dengan baik, harapannya bisa membantu masyarakat miskin yang ada di Kota Santri.

Baca juga:  Baru Tiga Bulan Sudah Ada 145 Pemohon Nikah Muda

“Data terakhir yang diperoleh menurut Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 87.000 masyarakatnya dikategorikan miskin. Jika bandingkan dengan jumlah penduduk di Kabupaten Pekalongan, boleh dibilang masih jauh. Meskipun di tahun 2019, tingkat kemiskinan di daerahnya menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa Baznas Kabupaten Pekalongan baru dua tahun menjalankan tugasnya, namun sudah mampu mengumpulkan dana zakat sebesar Rp 3,7 miliar, yang semuanya dikelola dalam Muzaki Card.

Menurutnya dengan memiliki kartu Muzaki tersebut, paling tidak telah menciptakan transparasi di tubuh Baznas Kabupaten Pekalongan. Pemda sangat yakin bahwa badan amil zakat ini, dengan sepenuh hati bekerja keras mengumpulkan zakat demi kesejahteraan masyarakat,
”Padahal belum semua ASN yang ikut membayar zakat melalui Baznas, dalam kesempatan ini saya mengimbau supaya ASN bisa menyisakan uang gajinya untuk masyarakat miskin,” kata Bupati Asip. (thd/bas)

Baca juga:  Sehari, Pengungsi Banjir Bertambah 931 Orang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya