alexametrics

Tutup Akses Jembatan, Kondisi Membahayakan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,  KAJEN – Jembatan Legokgunung, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, ditutup. Warga maupun pengendara dilarang melintas. Sebab kondisi jembatan sudah tidak memungkinkan untuk dilalui. Pondasi atau talut jembatan tergerus arus Sungai Wonopringgo. Dikhawatirkan tidak bisa menopang berat, sehingga membahayakan pengguna jembatan.

Perangkat Desa Jetakkidul Ilham mengungkapkan adanya galian liar yang ada di sepanjang Sungai Karanganyar dan Wonopringgo memperparah erosi pada pondasi jembatan.

“Penyebab utamanya memang karena hujan yang turun sangat deras, tapi kalau warga menjaga lingkungan dengan tidak melakukan galian secara liar, mungkin kejadiannya tidak seperti ini,” ungkap Ilham.

Sementara itu Kapolsek Wonopringgo Polres Pekalongan Iptu Akhmat Fauzi mengatakan, dampak banjir yang ada di wilayah Kecamatan Wonopringgo, mengakibatkan jembatan ambrol di Desa Legokgunung dan talut jalan ambrol, sehingga merusak dan menggerus aspal jalan di Pedukuhan Glocon Desa Jetakkidul.

Baca juga:  Arus Deras Sungai Elo Hanyutkan Jembatan Penghubung

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa untuk segera melapor ke tingkat kabupaten atau dinas terkait, agar segera diadakan pembenahan. Karena jembatan dan jalan tersebut sangat vital. Terutama untuk melintas anak sekolah dan jalur ekonomi warga desa yang akan ke pasar,” kata Iptu Akhmat Fauzi. Untuk sementara pihaknya memasang rambu larangan agar warga atau pengendara tidak melintasi jembatan. (thd/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya