alexametrics

Dewan Sorot Pengelolaan Parkir Pasar Kajen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan yang juga Wakil Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra geram dengan pengelola parkir yang ada di Pasar Kajen.

Pasalnya menurutnya pendapatan parkir yang diperoleh dari pengelola Pasar Kajen, yang mencapai Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu per hari, hanya disetorkan sebesar Rp 131 ribu perharinya. Sehingga target pendapatan pajak parkir Dinas Perindustran Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pekalongan (Disperindagkop) tidak mencapai target.

Kepala UPT Pasar Kajen, Budi Tulus, mengungkapkan bahwa uang parkir yang disetor ke Disperindagkop hanya Rp 131 ribu per harinya, padahal pendapatan parkir di Pasar Kajen rata-rata Rp 600 ribu bahkan bisa lebih.

Baca juga:  Jalan A Yani Wonosobo Bakal Bebas dari Parkir

Menurutnya pengelola parkir harusnya mampu membayar uang parkir sebesar Rp 105 juta dalam setahun, namun hingga akhir Desember uang parkir yang diterima Disperindagkop hanya Rp 47 juta.

“Saya tidak tahu kenapa pengelola parkir hanya setor Rp 47 juta, jauh dari kontrak kerjasama antara pengelola parkir dengan Disperindagkop yang seharusnya Rp 105 juta,” ungkap Budi Tulus.

Dari hasil temuan di lapangan parkir Pasar Kajen, Wakil Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra, menanyai setiap pengunjung Pasar Kajen yang menggunakan jasa parkir, ternyata setiap pengunjung harus membayar Rp 2.000 setiap kali parkir, padahal ketentuan Disperindagkop hanya Rp 1.000.

Menurut Candra ada yang tidak beres dengan pengelolaan parkir di Pasar Kajen, karena dari pendapatan yang mencapai Rp 250 juta dalam setahun, hanya disetor ke Dinas Perindagkopsebesar Rp 47 juta saja.

Baca juga:  Pembangunan Akses TPI Jabean Digelontor Rp 7 M

“Kalau Pajak parkir sudah ditetapkan oleh Disperindagkop sebesar Rp 105 juta, harusnya pengelola langsung bayar di depan ya sebesar Rp 105 juta, bukan pendapatan melebihi target tapi disetor hanya 47 persen,” kata Candra.

Sementara itu, petugas parkir di Pasar Kajen, Rismawan, ketika diwawancarai para anggota dewan, mengaku bahwa pendapatan parkir di area Pasar Kajen, rata-rata per hari mencapai Rp 600 ribu hingga Rp 800 ribu per hari, karena Pasar Kajen dibuka sejak jam 05.00 hinga pukul 17.00.“Kami hanya petugas parkir biasa, sehari dapat Rp 800 ribu ya saya setorkan ke bos, selebihnya saya tidak tahu menahu,” jelas Rismawan. (thd/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya