alexametrics

Enam Rumah Rusak Parah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Hujan deras dan angin puting beliung yang terjadi di Kabupaten Pekalongan Kamis (12/12) kemarin,  menerjang belasan rumah yang ada di Desa Watupayung, Kecamatan Kesesi, Desa Gejlik, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Selain rumah, angin juga menerjang Kantor Balaidesa Watupayung mengalami rusak parah. Perangkat Desa Watupayung, Kecamatan Kesesi, Casdani,54, mengungkapkan bahwa ada 16 rumah di Desa Watupayung yang tertempa puting beliung dan enam diantaranya termasuk rusak parah, karena atap rumahnya porak-poranda nyaris tidak bisa digunakan.

Menurutnya Kantor Balaidesa Watupayung juga mengalami kerusakan pada atapnya, sehingga saat ini kantor balaidesa belum bisa digunakan, dan sebagian barang sudah dipindahkan ke tempat lain.“Atap Kantor Balaidesa rusak parah kerugian sekitar Rp 7 juta, meski atapnya rusak, kami tetap memberikan pelayanan, hanya ruang komuter saja yang dipindahkan,” ungkap Casdani.

Baca juga:  Sampai Oktober 2021, Terjadi 149 Bencana Alam di Kabupaten Semarang

Casdani juga mengatakan dari enam rumah yang mengalami kerusakan karena diterjang puting beliung, rumah milik  Waryati, 30, warga Dukuh Ngasem, Desa Watupayung, adalah rumah yang kerusakan terparah, yakni semua genting atap rumahnya  rusak, dan tidak bisa lagi digunakan.

Menurutnya hingga saat ini, sebagian rumah masih dalam tahap perbaikian seadanya, karena banyaknya rumah yang mengalami kerusakan karena angin puting beliung tersebut.“Bantuan gotong royong dari anggota Polres dan TNI sudah ada, bantuan sembago dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pekalongan juga sudah datang,” kata Casdani.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pekalongan, Budi Raharjo, menjelaskan bahwa hujan dan angin kencang yang terjadi sejak Rabu (11/12) kemarin, mengakibatkan banyak rumah yang rusak, yakni Kecamatan Kajen, kecamatan Wiradesa, dan Kecamatan kesesi.“Kerusakan sebagian besar hanya pada atap, tidak ada korban jiwa, hanya Desa Watupayung yang Kantor Balaidesanya juga rusak parah pada atapnya, “ jelas Budi. (thd/bas)

Baca juga:  Kesetrum, Jatuh dari Ketinggian 10 Meter

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya