alexametrics

Suami Korban Laka Tol Cipali, Anto: Pak Aku Kecelakaan…..

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Kecelakaan maut antara bus Sinar Jaya dan Bus Arimbi, yang terjadi di Tol Cikopo-Palimanan menewaskan tujuh orang. Dari jumlah tersebut tiga di antaranya adalah warga Kabupaten Pekalongan.

Berdasarkan data dari Jasa Raharja Pekalongan, korban meninggal adalah Imam Safii, 27, warga Dusun 1 Rt. 02/02 Ds. Boyo Telu Kecamatan Siwalan kemudian Kuntarsih, 37,warga Desa Pantianom Rt. 02/01 Kecamatan Bojong, dan Salsis, 24, warga Dusun Serut Rt. 01/06 Desa Sragi Kabupaten Pekalongan.

Anto, suami Kuntarsih, ketika dikonfirmasi mengungkapkan mengungkapkan bahwa dirinya tahu peristiwa kecelakaan tersebut pertama kali dari istrinya yang menelepon beberapa saat setelah kejadian, setelah itu HP-nya tidak lagi diangkat, setiap kali dihubungi.

Baca juga:  Kukuh, Teguh, Tangguh, Bikin Korona Lumpuh 

“Saya ditelepon istri, Pak, aku kecelakaan, istri saya sambil nangis dan minta dijemput, setelah itu komunikasi saya terputus dengan istri, saya juga beberapa kali menanyakan lokasi kecelakaan dan meminta berbagi lokasi, namun sudah tidak tersambung kembali dengan istri, keponakan dan kakak,” ungkap Anto, Kamis (14/11) kemarin.

Anto juga mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui istrinya meninggal dunia, setelah petugas dari Jasa Raharja Pekalongan, mendatangi rumahnya dan memberikan kabar duka, bahwa istrinya Kuntarsih ikut meninggal dalam kecelakaan di Tol Cipali tersebut.

“Tadi pagi (kemarin, red) ada petugas Jasa Raharja Pekalongan yang mengabarkan, bahwa istri saya sudah meninggal. Keponakan sudah sadar, tidak koma lagi, demikian juga dengan kakak, mereka masih di rawat di RS setempat,” kata Anto.

Baca juga:  Pelantikan Tiga Dewan Tunggu Ketua Definitif

Anto menjelaskan bahwa dia dan istrinya, selama ini berdomisili di Jakarta sudah lebih dari sepuluh tahun. Anto bekerja sebagai sopir pribadi, sedangkan istrinya sebagai asisten rumah tangga, dan mempunyai dua orang anak, yakni yakni Adis, 15, dan Dinda,6, yang saat ini menetap di Desa Pantianom, Bojong, Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya satu hari menjelang Pilkades, dia bersama istrinya mengambil cuti pulang kampung, untuk menggunakan hak suara dalam pilkades di desanya. Kuntarsih cuti dua hari, sedangkan dirinya masih cuti hingga akhir pekan.

“Karena hanya cuti dua hari, Kuntarsih istri saya balik ke Jakarta lebih dulu, bersama keponakan dan kakaknya menuju ke Jakarta menggunakan bus PO Arimbi. Berangkatnya dari Gumawang Wiradesa sekitar pukul 20.00 kemarin, hingga bus yang ditumpanginya terlibat kecelakaan dengan bus PO Sinar Jaya,” jelas Anto.

Baca juga:  Banjir Makin Tinggi, Warga Jebol Tanggul Penahan Rob di Sungai Mrican

Anto juga menuturkan bahwa dirinya sudah mengabarkan pada majikannya di Jakarta, bahwa Isteri dan keluarganya mengalami kecelakaan, jadi belum bisa balik ke Jakarta dalam waktu dekat ini.” Kami juga berharap keluarga yang masih dirawat, yakni keponakan dan kakak saya, agar bisa dipindahkan ke rumah sakit dekat sini agar lebih mudah merawatnya, ” tutur Anto. (thd/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya