Test Drive, Motor malah Dibawa Kabur

226
CURANMOR: Supratman alias Doploh, 22, warga Desa Blimbingwuluh Kabupaten Pekalongan saat diperiksa di Mapolsek Sragi kemarin. (Ist)
CURANMOR: Supratman alias Doploh, 22, warga Desa Blimbingwuluh Kabupaten Pekalongan saat diperiksa di Mapolsek Sragi kemarin. (Ist)

 

RADARSEMARANG.ID, KAJEN –  Test drive atau uji jalan saat akan membeli kendaraan adalah hal yang lumrah. Karena ingin memastikan motor yang akan dibeli apakah dalam kondisi prima. Namun hal tersebut justru dimanfaatkan Supratman alias Doploh, 22, warga Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, untuk berbuat jahat.

Ya, Duploh berhasil membawa kabur motor Satria FU nopol G2201AZ milik Krisdiyantoro, 23, setelah berdalih ingin membeli motor tersebut dan melakukan test drive. Namun aksi Duploh tidak bertahan lama, karena dia berhasil dibekuk tim unit reskrim Polsek Sragi, Polres Pekalongan, setelah korbannya melapor.

Kasubag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom mengungkapkan bahwa kejadian pencurian tersebut ketika Korban memosting gambar motor miliknya di media sosial untuk dijual. Saat itu juga Doploh, mengomentari postingan tersebut dengand alih membelinya dengan melakukan perjanjian transaksi di rumah korban, yakni di Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan.

Setelah Doploh dan Krisdiyantoro bertemu, tersangka mencoba sepeda motor tersebut, di jalan depan rumah korban ke arah timur. Setelah itu tersangka kembali lagi ke rumah korban dengan mempermasalahkan kopling sepeda motor yang akan dibelinya tersebut.

Kemudian korban membetulkan kopling sepeda motornya, setelah itu tersangka mencoba lagi motor tersebut, melaju ke arah timur. Namun setelah beberapa jam menunggu ternyata tersangka tidak kembali lagi, motor pun dibawa kabur.

Korban sudah berusaha mencari keberadaan sepeda motornya namun tidak mendapatkan hasil. Selanjutnya Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sragi, guna pengusutan lebih lanjut. “Pelaku modusnya pura-pura test drive saat mau membeli motor korban. Dari laporan itu kami langsung bergerak. Tersangka berhasil diketahui keberadaannya dan akhirnya melakukan penangkapan,” ungkap Iptu Akrom.

Iptu Akrom juga mengatakan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui sudah menjual motor lewat perantara seseorang yang ia kenal yakni HD, di Kecamatan Wiradesa. Pada hari Kamis (10/10) itu juga, petugas langsung mengamankan HD di rumahnya, ternyata motor tersebut juga sudah terjual pada orang lain.

Sementara itu, tersangka mengakui semua perbuatannya. Dirinya sejak awal memang berniat untuk mencuri motor tersebut, dengan pura-pura hendak membeli kemudian melakukan test drive.

“Setelah motornya saya bawa kabur, langsung saya jual murah dengan teman yang ada di Kelurahan Bener, ternyata oleh teman saya motornya juga sudah dijual lagi,” ucap Supratman. (thd/zal)