alexametrics

Satpol PP Demak Tertibkan Indekos, Amankan 11 Pasangan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DEMAK – Satpol PP Demak kembali menggelar operasi yustisi. Hal ini sebagai upaya memetakan potensi kerawanan yang ada di tempat kos-kosan. Belum lama ini, petugas menciduk 11 pasangan tidak resmi. Operasi dilakukan di 13 kos-kosan di wilayah Kecamatan Demak Kota dan Wonosalam.

Kabid Penegakan Hukum Satpol PP Demak, Sardi Teong mengatakan, dalam operasi itu juga ditemukan minuman beralkohol di room kos-kosan di kawasan Stasiun Jogoloyo dan kos lain yang menjadi sasaran operasi.

“Kita minta para pengelola kos-kosan untuk tidak melanggar peraturan yang berlaku. Termasuk, agat pemilik mendata tamu yang ada,”katanya.

Untuk pasangan yang tidak sah diminta tidak mengulangi lagi perbuatannya. Pihaknya akan ajukan peraturan daerah (perda) kos-kosan. Selain itu juga bakal mendata kos-kosan yang ada. “Patroli kita gencarkan. Ini untuk mencegah agar kos-kosan tidak disalahgunakan menjadi tempat yang justru melanggar aturan dan norma. Termasuk yang berpotensi untuk mesum, asusila atau prostitusi,”ujarnya.

Baca juga:  Operasi Yustisi Sasar Pedagang Pasar Tradisional

Operasi yustisi mendasarkan Perda Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat dan Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Kos-kosan yang ada cenderung tidak memiliki induk semang. Artinya, kos-kosan hanya dibangun pemiliknya kemudian disewakan ke orang lain. Selain tindakan preventif dan penegakan perda, petugas juga akan mensosialisasikan penertiban yang dilakukan.

“Kebanyakan pemiliknya tinggal di tempat jauh, sehingga kos-kosan itu rawan disalahgunakan penghuni,” tambahnya. (hib/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya