alexametrics

Bupati Doakan Calhaj Demak Raih Haji Mabrur

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Demak kemarin mendapat bekal spiritual dari ulama dan bupati. Salah satunya, agar jamaah tetap dalam satu rombongan (kloter). Jangan sampai terpisah. Hal itu agar calhaj tetap mendapat pertolongan atau syafaat.

Hal itu dikatakan Ketua Syuriah PCNU Demak, KH Zaenal Arifin Maksum dalam walimatussafar ibadah haji di kediaman wakil ketua DPRD Demak Zayinul Fata Minggu (5/6).

Menurutnya, ibadah haji merupakan ibadah dalam rangka memenuhi panggilan Allah SWT. Meski demikian, kata Gus Zen,-sapaan Kiai Zaenal Arifin-ibadah haji perlu perhatian khusus dan keseriusan dalam pelaksanaannya.

“Ada kisah sebagaimana yang dialami Syekh Ali bin Muwafaq. Ia sempat gelisah karena saat bermimpi digambarkan ada 600 ribu jamaah haji tapi yang diterima ibadahnya hanya enam orang,” kata Gus Zen menceritakan kisah dalam sebuah kitab tersebut.

Baca juga:  Bidan Desa Berkolaborasi dengan BPKB Mranggen untuk Tangani Stunting

Lalu, kegelisahannya pun baru terjawab ketika untuk kali kedua bermimpi yang menggambarkan enam orang yang hajinya diterima itu ibaratnya pemimpin yang dapat memberikan syafaat atau memberi pertolongan pada ribuan jamaah haji lainnya yang hajinya berpotensi tidak diterima. Satu orang bisa memberikan syafaat 100 ribu orang.

“Mendapatkan gambaran seperti itu, Syekh Ali bin Muwafaq yang tukang sepatu itupun merasa lega. Sebab, kekhawatiran dirinya tidak masuk daftar yang tidak diterima terjawab. Artinya, tetap mendapatkan syafaat dari mereka yang ibadah hajinya diterima Allah SWT,” kata Gus Zen.

Karena itu, kata Gus Zen, para jamaah haji sebisanya tetap dalam kesatuan rombongan sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah. “Jadi, jangan sampai ketinggalan rombongan biar tetap dapat pertolongan atau syafaat dari jamaah yang ibadahnya diterima,” tegasnya.

Baca juga:  Dinpermades P2KB Lakukan Penyuluhan KB untuk Calon Pengantin di KUA Kecamatan Mijen

Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak, KH Aminudin menyampaikan, pergi haji tidaklah seperti perjalanan biasa. Sebab, jika ada niat untuk berhaji, maka semua tanggungan yang ada harus diselesaikan. Termasuk jika masih punya hutang dengan orang lain.

“Kalau masih ada tanggungan dan lain-lainnya segera dirampungkan. Inilah yang membedakan ibadah haji dengan perjalanan lainnya,” katanya.

Bupati Demak dr Eistianah mendoakan semua para jamaah haji asal Kota Wali memperoleh predikat haji mabrur. Selain itu, bupati juga mendoakan para calhaj selalu dalam kondisi sehat selama menjalankan rukun wajib haji di tanah suci.

Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Demak dapat memberangkatkan para jamaah haji ke tanah suci. Mudah-mudahan semua diberikan kelancaran dan kesehatan lahir batin, dan diberikan keselamatan,” ujar bupati. (hib/zal)

Baca juga:  Geruduk PN Demak, Aktivis Tuntut Pelaku KDRT Dihukum Berat

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya