alexametrics

Perkuat Basis Ranting NU, Aswajakan Anak Muda sebagai Tantangan Terbesar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Tantangan Nahdlatul Ulama (NU) di masa mendatang dinilai sangat kompleks. Tantangan terbesarnya adalah upaya untuk meng-aswaja-kan anak-anak muda NU agar mengenal lebih dalam tentang ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja) sebagai landasan NU. Meng-aswaja-kan anak muda atau generasi muda NU merupakan bagian penting dari esensi ber-NU.

Hal ini disampaikan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Demak, Zayinul Fata saat halal bi halal dengan jajaran keluarga besar MWC NU Kecamatan Bonang dikediamannya.

Karena itu, kata Zayinul Fata, perlu langkah taktis dalam upaya menguatkan basis organisasi kemasyarakatan dan keagamaan terbesar di Indonesia tersebut. Diantaranya, dengan cara memperkuat kepengurusan di tingkat ranting yang ada di desa-desa. Ranting merupakan struktur NU paling ujung yang mengorganisir secara langsung warga Nahdliyyin di level bawah atau akar rumput (grassroots).

Baca juga:  Pemasangan 1.714 APK Langgar Aturan

Zayinul Fata menyampaikan, dengan penguatan basis NU di tingkat ranting, maka pelaksanaan giat-giat ke-aswaja-an dapat berjalan dengan baik. “Disinilah, pentingnya perjuangan lajnah ranting NU. Kita terus berikhtiar bagaimana basis kekuatan NU tetap bisa terjaga dengan baik. Insya Allah, tiap ranting tetap kita pikirkan,”katanya.

Menurutnya, giat selapanan yang digelar secara rutin juga merupakan salah satu cara yang lain dalam meningkatkan ukhuwah Nahdliyyah (persaudaraan antar warga NU). “Melalui selapanan seperti inipula, kita bisa saling mengoreksi atau mengevaluasi kekurangan yang ada dalam rangka meneguhkan ke-NU-an kita,”ujar wakil ketua DPRD yang juga ketua Lazisnu Demak ini.

Zayinul Fata menambahkan, terkait esensi dalam ber-NU tersebut, juga tentu banyak hal lain yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk bagaimana agar ukhuwah tetap terajut dengan baik sesuai nilai-nilai aswaja tersebut.

Baca juga:  Perbaikan Jalan, Lalin Pantura Demak Mengular

“Salah satu hal yang urgen adalah menebarkan rasa toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Kami berharap, para kiai yang ada di dalam jajaran MWC NU bisa terus menumbuhkan sikap toleran ini. Sebab, organisasi sebesar NU ini, memiliki tanggung jawab yang besar dalam membuat kehidupan masyarakat yang aman dan tenteram,”katanya. (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya