alexametrics

Banjir Rob Terjang Pantura Demak, Pembangunan Jalan Tol Ikut Tersendat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Banjir rob yang terjadi di ruas Pantura Demak turut mengganggu proses pembangunan jalan tol Demak-Semarang. Ketinggian rob tercatat 1.3 meter. Akibatnya, air laut itu merendam sisi kanan jalan pantura Sayung. Bahkan, halaman kantor PT Wijaya Karya (Wika) juga kebanjiran rob.

Toni Umar Cahyono selaku manajer konstruksi PT Wika mengatakan, pembangunan jalan tol cukup terganggu dengan adanya banjir rob tersebut. “Kalau rob dengan ketinggian seperti ini tentu sangat mengganggu. Rob ganggu aktifitas pekerjaan kita. Proses pembangunan kita hentikan sementara, utamanya yang berada di lokasi atau titik-titik yang kena banjir rob,”ujarnya.

Menurutnya, rob juga menyebabkan akses jalan tidak bisa dilewati. “Hasil monitoring kami, ini rob yang tertinggi. Biasanya elevasi air sampai 1.1. Tapi, hari ini ketinggian air hingga 1.3,”kata Toni.

Baca juga:  Empat Terdakwa Penganiayaan dan Perusakan Tambak Garam Jadi Tahanan Kota, Keluarga Korban Protes

Menurutnya, rob tersebut paling tinggi sejak PT Wika mengerjakan proyek jalan tol tersebut. Dia menambahkan, proyek tol yang cukup terhambat dengan rob adalah lokasi pembangunan saluran air. “Rob ini juga mengganggu kesiapan kami dalam membangun peninggian jalan nasional sepanjang 850 meter dari arah Semarang-Demak dan 300 meter dari arah Demak-Semarang,”katanya

Karena itu, percepatan pembangunan peninggian jalan dinilai lebih baik. Dengan demikian, kemacetan lalulintas jalan Pantura Sayung tidak memakan waktu lama. “Yang pasti, kita tidak bisa kerja jika sedang ada rob. Nunggu air rob surut. Sekarang, waktunya rob tidak bisa diprediksi. Bisa siang bisa malam,”imbuh dia. Peninggian jalan akan dilakukan dengan model betonisasi serta sebagian diantaranya ditambah agregat atau landasan. (hib/bas)

Baca juga:  Pedagang Pasar Karangawen Direlokasi ke Pasar Darurat

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya