alexametrics

Polres Demak Tangkap Dua Tersangka Pembuat 40 Kg Obat Mercon, Tiga Lainnya Buron

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Jajaran Satreskrim Polres Demak berhasil menangkap dua tersangka pembuat bahan peledak atau penjualan bubuk obat petasan. Yaitu, Abdul Latif, 22, dan Rustam, 35, warga Desa Turitempel, RT 4 RW 1, Kecamatan Guntur.

Sedangkan, tiga tersangka lainnya hingga kini masih buron atau daftar pencarian orang (DPO). Yakni, Asrori, 21, Maskuri, 26, dan Mariah, 35.

Petugas juga menyita barang bukti (BB) berupa bubuk petasan dengan berat 40 kg, timbangan bebek, jaring berwarna hijau, terpal plastik warna biru, ember besar berdiameter 1 meter warna hitam dua buah, corong buatan, gunting, plastik warna kuning, kantong plastik dan centong nasi.

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono menyampaikan modus operandi kasus tersebut adalah, bubuk petasan yang dibuat di areal persawahan tersebut diperjualbelikan di Demak dan luar daerah sesuai dengan pesanan.

Baca juga:  RSUD Sultan Fatah Karangawen Launching Rekam Medis Elektronik dan Bank Darah

“Kita dapat informasi dari masyarakat jika di Desa Turitempel ini ada penjual obat petasan. Kita cek kebenarannya lalu kita cek lapangan dengan pengintaian,”ujar kapolres.

Setelah dipastikan ada pembuatan petasan ini, petugas langsung melakukan penggerebekan lokasi pembuatan obat petasan dengan menangkap tersangka beserta BB yang ada. Pelaku dan BB kemudian dibawa ke Polres Demak.

“Motif tersangka adalah mencari keuntungan dalam penjualan petasan tersebut,”katanya. Pelaku telah membuat petasan lima kali. Sekali buat 40 kg dengan harga Rp 300 ribu. Atas perbuatannya itu, tersangka dikenai pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang bahan peledak subsider pasal 187 KUHP. (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya