alexametrics

Sidak Pasar Bintoro Demak, Petugas Temukan Ikan Asin dan Mi Basah Mengandung Formalin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Menjelang lebaran, petugas gabungan dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM), Dinas Kesehatan Pemkab Demak dan instansi lain yang terkait  melakukan pantauan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Pasar Bintoro.

Dalam monitoring yang dipimpin Bupati Demak dr Eistianah didampingi Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet dan Kepala Dindagkop Iskandar Zulkarnain ini, petugas menemukan ikan asin dan mi basah mengandung formalin.

Ika Rahmawati, petugas dari Dinas Kesehatan menyampaikan, dalam monitoring itu, pihaknya mengumpulkan 18 sampel bahan makanan termasuk jajanan yang diperjualbelikan di pasar induk tersebut. Hasilnya, 2 diantara sampel, yaitu ikan teri dan mi basah positif mengandung bahan pengawet mayat formalin.

Baca juga:  PSIS Cetak Sembilan Gol dalam Tiga Laga, Empat Diantaranya Disumbang Pemain Muda

“Kita langsung tes dengan alat pendeteksi, ternyata formalin masih dipakai untuk mengawetkan makanan,”katanya.

Makanan yang ada formalinnya dapat memicu penyakit kanker dan lainnya. Karena itu, konsumen diminta teliti dan jeli saat membeli bahan makanan di pasar tradisional agar terhindar dari bahaya formalin.

Untuk mengatasi temuan itu, petugas akan melakukan pembinaan kepada pedagang agar tidak menggunakan bahan pengawet formalin. “Yang positif formalin. Untuk rodamin negatif,”ujar Ika.

Kepala Dindagkop UKM, Iskandar Zulkarnain mengatakan, monitoring kepokmas diperlukan agar kestabilan harga di pasaran tetap terjaga dengan baik, utamanya menjelang lebaran. “Kita pantau tiap hari terkait harga harga kepokmas ini,”ujarnya.

Selain monitoring di Pasar Bintoro, petugas gabungan juga memantau stok beras di gudang  Bulog Demak serta menggelar pasar murah di Kelurahan Mangunjiwan, Kecamatan Demak Kota. (hib/bas)

Baca juga:  Pengawasan Tempat Karaoke di Kota Wali Longgar

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya