alexametrics

Residivis Incar Motor yang Diparkir Tanpa Tukang Parkir

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Jajaran Satreskrim Polres Demak menangkap Rohmadi, 46, warga Kampung Petengan Utara, RT 4 RW 8, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kota. Sedangkan, tersangka lain dengan inisial UUK hingga kini masih dalam pengejaran petugas. Tersangka yang merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ini kembali mendekam di rumah tahanan Polres Demak.

Dalam kasus curat ini, dua orang menjadi korbannya. Korban pun sebelumnya telah melaporkan kasus curat yang dialami. Kedua korban adalah Mugiarto, 44, ASN, warga Kelurahan Kalicilik, Kecamatan Demak Kota dan Kamdun, 62, warga Penggaron Lor, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang

petugas mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Yaitu, sepeda motor plat merah jenis Honda Supra 125 Nopol H 9902 JE, sepeda motor Honda Supra 125 Nopol H 4579 BP serta BB berupa sebuah kunci letter Y dengan dua mata drei ketog ukuran 8.

Baca juga:  Bupati Doakan Calhaj Demak Raih Haji Mabrur

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono mengatakan, modus operandi yang dijalankan pelaku adalah dengan cara merusak rumah kontak sepeda motor memakai kunci letter Y tersebut”Tersangka melakukan aksi kriminalnya di dua lokasi,”katanya.

Diantaranya di areal Masjid Iktikaf Baitul Makmur, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonosalam. Ditempat itu, tersangka memanfaatkan waktu saat korban (Mugiarto) seorang ASN sedang menunaikan salat jamaah di masjid.

Sebelum ikut salat, korban sempat memarkirkan motor plat merahnya di halaman masjid dalam keadaan stang terkunci. Usai memarkir motor, korban bergegas masuk masjid untuk salat jamaah.

Setelah selesai salat, korban terkejut lantaran motornya sudah raib digondol maling. Motor sempat dicari di sekitar masjid namun tidak ketemu. Motor milik atau inventaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Demak itu pun akhirnya dapat ditemukan setelah pelaku curat berhasil dibekuk. “Pelaku ini residivis dan telah melakukan aksinya sebanyak 4 kali. Namun, baru terungkap dua lokasi,”ujar kapolres.

Baca juga:  Petugas BPKB Kecamatan Guntur Jaring 20 Akseptor KB Aktif

Motor yang berhasil dicuri kemudian dijual. Hasilnya digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Selaku tersangka, Rohmadi mengaku dapat menjalankan aksinya itu setelah lama belajar mencuri sepeda motor.

“Saya sejak lama, sekitar 2009 sudah mulai belajar, termasuk dapat pengetahuan keahlian mencuri dari pemberitaan di koran Meteor yang dulu pernah ada,”katanya. Saat ditanya mengapa melakukan pencurian tersebut?. “Saya kan gentlement,”jawab tersangka yang memiliki tiga anak ini. Atas perbuatannya itu, tersangka dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya