alexametrics

Dinpermades P2KB Gelar Monev Aplikasi New Siga di BPKB Kecamatan Sayung

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Dinpermades P2KB Pemkab Demak melalui Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan (P2PP)  menggelar monitoring dan evaluasi (monev) terkait aplikasi New Siga di Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (BPKB) Kecamatan Sayung.

Adapun giat monev ini ditujukan untuk memastikan keterisian data program Bangga Kencana di aplikasi New Siga setiap bulannya. Pengisian dilakukan oleh penyuluh keluarga berencana (PKB) atau penyuluh lapangan keluarga berencana  (PLKB) maupun mitra kerja terkait.

Kegiatan monev dipimpin langsung oleh Kabid P2PP, Sukardjo, SKM, M Kes didampingi Sub Koordinator  Dalduk dan Iga Drs Adi Susanto, MH dan Sub Koordinator Advokasi, KIE dan Penggerakan Drs Ahlam Kamal, MM. Evaluasi seputar kewajiban input data yang telah dilakukan hingga bulan Februari 2022  juga disampaikan dalam monev tersebut.

Baca juga:  Peringati HUT, PDIP Demak Potong 49 Tumpeng

“Memang, keterisian data belum mencapai 100 persen untuk Kecamatan Sayung. Kekurangan data tersebut khususnya pada komponen pelaporan pelayanan KB, yang sedianya menjadi ranah dari mitra fasilitas kesehatan (faskes).  Namun, untuk efektivitas pelaporan, maka PKB atau PLKB setempat perlu turun tangan,”katanya.

Dia mengatakan, kendala waktu  menjadi alasan utama, mengingat proses pelaporan data tersebut harus dilakukan secara periodik, by name by address, untuk semua jenis alat dan obat kontrasepsi (alokon) yang didropping ke masing- masing faskes.

Sehingga, kata dia, PKB atau PLKB pun diminta untuk memback-up input data hasil pelayanan KB dari masing- masing faskes tersebut.

Selain itu, kata Sukardjo, guna meringankan beban kewajiban pelaporan pada aplikasi New Siga, maka Koordinator BPKB Sayung Fatimah Nur Pratiwi, ST juga disarankan agar melibatkan pembantu pembina keluarga berencana desa (PPKBD) untuk melaporkan kegiatan bulanannya terkait dengan giat komunikasi, informasi dan edukasi (KIE)  dan pemutakhiran data secara mandiri.

Baca juga:  Lazismu Demak Targetkan Rp 3,5 Miliar pada 2022

“Hal ini dapat dikondisikan melalui pertemuan rutin Rakorcam PPKBD, dengan memberikan pelatihan pengoperasian New Siga terlebih dahulu pada masing- masing PPKBD,”katanya.

Sementara itu, guna memastikan adanya progres pasca  evaluasi, kegiatan monev Bidang P2PP selanjutnya akan kembali digelar pada pekan berikutnya.

Sukardjo menambahkan, sejak 2022 ini, seluruh aktivitas pencatatan dan pelaporan program Bangga Kencana dilakukan melalui aplikasi New Siga. Ini menggantikan penggunakan aplikasi sebelumnya, yakni Siga dan Statistik Rutin.

Sebagai sistem informasi yang didesain lebih kekinian dan akuntabel, aplikasi New Siga diharapkan akan menjadi data operasional bagi petugas KB dan pihak terkait dalam melakukan intervensi terhadap Bangga Kencana.

Lebih lanjut dijelaskan, melalui New Siga, maka badan kependudukan keluarga berencana (BKKBN) ingin membangun sistem data yang lebih baik pada tahun ke depan mendasarkan pada sinkronisasi data basis keluarga Indonesia dengan sistem informasi kependudukan.

Baca juga:  Pulang Vaksinasi, Tewas Tertabrak Kereta Api

” Pencatatan dan pelaporan yang dilakukan pada aplikasi New Siga ini diharapkan mampu menghimpun seluruh data program Bangga Kencana berbasis data kelompok, data keluarga dan data individu by name by address yang dapat digunakan untuk merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kebijakan strategis,”katanya. (hib/web/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya