alexametrics

Terkena Proyek Tol Semarang-Demak, 959 Jenazah Dipindah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pembangunan jalan tol Semarang-Demak berdampak luas bagi masyarakat. Di Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung  misalnya, sebanyak 959 jenazah terpaksa dipindahkan ke pemakaman baru karena terkena proyek jalan tol. Kedua makam yang dibongkar tersebut adalah makam Sidogemah dan makam Sidorawuh.

Ketua panitia pemindahan makam Agus Nur Wahab mengungkapkan, ratusan jenazah  tersebut adalah yang tercatat di data panitia atau data pemerintah desa. Karena itu, tidak menutup kemungkinan masih ada tambahan lagi jika dikemudian hari ditemukan dan perlu direlokasi.

“Pemindahan jenazah sudah berlangsung tiga Minggu ini. Kita lakukan sejak awal Januari lalu,”ujar Agus saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di lokasi pemakaman Sidogemah, kemarin.

Baca juga:  Sosok Perempuan Penunggu Gedung Exibition Centre Kerap Menampakkan Diri

Menurutnya, karena terdampak oleh jalan tol, maka pembiayaan atau anggaran digelontor dari pemerintah. “Saat ini, dari 959 jenazah yang teridentifikasi, baru 913 jenazah yang anggarannya cair untuk dipindahkan ke pemakaman baru. Sedangkan sisanya masih dalam proses pengajuan tambahan dari pihak desa ke pemerintah atau pihak appraisal selaku pihak pembebasan tanah tol,”katanya.

Berdasarkan catatan panitia, biaya total pemindahan jenazah ke makam baru mencapai Rp 3,1 miliar (Rp 3.174.290.000). Artinya, per jenazah dianggarkan sebesar Rp 3.310.000. Anggaran itu, selain untuk biaya pembongkaran, juga untuk tali asih dan biaya selamatan.

Agus mengatakan, pemakaman baru berada di sebelah kanan atau timur jalan tol layang Sidogemah. Di lahan seluas 48×158 meter persegi inilah, jenazah baik yang telah dimakamkan sejak lama maupun baru ditampung dalam lahan milik pemerintah Desa Sidogemah yang ditukargulingkan tersebut.

Baca juga:  Launching Aplikasi Sistem Digitalisasi Data Alumni

“Desa sediakan lahan. Nanti ada tanah pengganti untuk desa. Karena ini sifatnya untuk kepentingan pemakaman umum. Lokasinya juga dekat dan menghubungkan antara Dukuh Sodong dan Sidorawuh,”jelasnya.

Menurut Agus, Desa Sidogemah terdapat 6 dukuh. Yaitu, Dukuh Sidogemah, Sidorawuh, Sodong, Doplang, Pidodo dan Badong. Sedangkan yang terkena dampak tol berada di Dukuh Sidogemah dan Sidorawuh.

Sekitar 600 warga di Desa Sidogemah direlokasi dan lahannya dibebaskan pemerintah, termasuk pembebasan tanah irigasi dan lahan yang dipakai untuk hak guna bangunan.

“Yang kena tol itu di RW 2 ada 4 RT. Kemudian, di RW 1 kena semua menyisakan 11 kepala keluarga (KK) yang hingga kini masih bertempat tinggal di situ,”bebernya.

Baca juga:  Sejumlah Ruangan di Mapolres Demak Terbakar, Tiga Mobil Pemadam Dikerahkan

Dalam prosesi pemindahan jenazah ini, panitia dibantu tiga orang sebagai tim khusus pendeteksi makam dan 40 orang lainnya sebagai penggali, perawat, dan pemindah jenazah yang telah disucikan dan dikafani.

“Kita siapkan peti mati sejumlah jenazah yang dipindahkan. Kemudian, kita angkut dengan motor Tosa ke lokasi pemakaman,” ujarnya. (hib/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya