alexametrics

NPCI Demak Gelar Kejurkab Khusus Disabilitas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Demak menggelar kejuaraan tingkat kabupaten (Kejurkab) untuk cabang olahraga (cabor) catur khusus bagi penyandang disabilitas.

Dalam lomba yang sebelumnya dibuka Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Pemkab Demak, Ridhodin ini, telah ditetapkan tiga pemenang peraih piala.

Juara 1 diraih Djoko Mulyo dari Pejalan Bintoro. Kemudian, juara 2 diperoleh Bunodo dari Kampung Nurcahya Kota Demak dan M Kaslan dari Dempet, Kecamatan Dempet. Mereka juga mendapatkan hadiah insentif uang pembinaan, termasuk untuk pemenang lomba cabor  lainnya tingkat provinsi dan nasional.

Antara lain, Rasidi untuk cabor atletik (peparprov), Lutfi Chalim cabor angkat berat (peparprov), Saiful Wakhid dan Nurul Malik cabor atletik (kejurprov), Tito Legowo  cabor tenis meja (kejurprov) dan  Agus Budi Utomo cabor bulutangkis (peparnas).

Baca juga:  Pilkades di Demak Masih Diwarnai Politik Uang

Lainnya, adalah Budi Darsono cabor atletik peparprov dan kejurprov. Suparman cabor angkat berat (peparprov dan kejurprov). Dna, Wisnu Dwi cabor tenis meja  (kejurprov).

Wakil Ketua NPCI Demak, H Kurnen menyampaikan, lomba diikuti 13 peserta dari kalangan disabilitas. Lomba dilakukan dalam upaya mencari bibit unggul atau atlet berprestasi dari cabang olahraga catur. “Kita galakkan lomba ini agar para atlet disabilitas dapat mengasah kemampuannya dalam catur,” katanya.

Ketua NPCI Kabupaten Demak, Ahmad Syafii menambahkan, antusiasme peserta lomba catur dari disabilitas cukup tinggi. Maka, pihaknya memfasilitasi lomba catur bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Pemkab Demak. “Ini adalah lomba kali pertama yang kita adakan,” ujarnya.

Baca juga:  Terjunkan 165 Atlet, Jateng Bidik 68 Emas di Peparnas Papua

Plt Kepala Dinpora Demak Ridhodin mengatakan, pihaknya turut mengapresiasi NPCI Demak  yang telah berupaya mencetak atlet catur  dari kalangan disabilitas. Menurutnya, walaupun berkebutuhan khusus, namun mereka memiliki kemampuan untuk ikut berprestasi. Para difabel ini antara lain dari tuna netra, tuna rungu, tuna grahita, dan tuna daksa.

“Kami lihat prestasi dari mereka bagus. Seperti prestasi Mas Agus Budi Hutomo yang pernah meraih medali  di ajang peparnas,” tambahnya. (hib/fth)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya