alexametrics

Korban Pembacokan Mbah Minto segera Disidang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Polres Demak sudah merampungkan berkas kasus dugaan pencurian Marjani, 38, warga Desa Wonosari, Kecamatan Bonang. Marjani merupakan korban pembacokan Sumito, 75, alias Mbah Minto, warga Desa Pasir, Kecamatan Mijen.

Berkas Marjani sudah dinyatakan lengkap atau berstatus P21 dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak. Polres Demak tengah berkoordinasi untuk proses tahap dua penyerahan tersangka dan barang bukti (BB). “Sudah P21. Tinggal pelimpahan tahap dua berupa penyerahan tersangka dan barang bukti,” kata Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono.

Ia menambahkan, setelah tahapan selesai, maka selanjutnya menjadi kewenangan kejaksaan untuk menindaklanjuti perkara dan menyidangkan di pengadilan. Pihaknya mengaku tetap memproses kasus yang dilakukan Marjani karena ada unsur pidana pencurian. “Dalam waktu dekat segera dilimpahkan,” tegasnya.

Baca juga:  Santri Hanyut di Sungai Kalijajar

Marjani sebelumnya menjadi korban pembacokan yang dilakukan Sumito, 75, alias Mbah Minto, warga Desa Pasir, Kecamatan Mijen. Marjani dibacok saat diduga sedang mencuri dengan cara pakai setrum di kolam ikan milik Suhadak, 52.

Dalam kasus pembacokan atau penganiayaan Mbah Minto terhadap Marjani ini, Mbah Minto telah divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Demak dengan hukuman selama 1 tahun 2 bulan penjara.  Kasus persidangan Mbah Minto sebelumnya mendapatkan perhatian dari warga setempat. Bahkan, mereka mengawal kasus tersebut hingga persidangan.

Kasus pembacokan itu bermula ketika Mbah Minto memergoki Marjani sedang beraktifitas mencuri ikan di kolam yang ia jaga selama ini. Karena kerap ada pencurian di kolam tersebut, Mbah Minto pun naik pitam  saat ada Marjani kepergok mencuri ikan di kolam tersebut.  (hib/fth)

Baca juga:  Kerugian Kebakaran Kios Pasar Sayung Rp 75 Juta

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya