alexametrics

BPKB Kecamatan Sayung Bentuk Tim Pendamping Keluarga BKKBN

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Balai Penyuluh Keluarga Berencana (BPKB) Kecamatan Sayung membentuk tim pendamping keluarga badan kependudukan dan keluarga berencana nasional (TPK BKKBN). Untuk itupula, BPKB Sayung memberikan fasilitasi dalam rangka mensosialisasikan TPK tersebut.

Sosialiasi dilakukan dalam giat operasional pembinaan kader bagi mitra pembantu Pembina keluarga berencana desa (PPKBD) Kecamatan Sayung.

Dalam pertemuan giat  yang berlangsung di BPKB Sayung ini mengemuka sejumlah hal. Diantaranya, terkait dengan belum adanya kejelasan terkait dengan tupoksi, besaran honor, serta jangka waktu pelaksanaan program. Meski demikia, melalui sosialisasi ini dapat memberikan gambaran soal upaya rekruitmen personil tim yang ditargetkan rampung maksimal akhir bulan ini.

Koordinator BPKB Sayung, Fatimah Nur Pratiwi, mengatakan,  pihaknya memberikan paparan terkait dengan penjelasan kronologis penugasan rekruitmen personil TPK melalui PPKBD di 20 desa. “Untuk mengatasi masalah program ini, kita bergerak cepat dengan mendaftarkan TPK yang hanya melibatkan dua unsur personil institusi masyarakat pedesaan (IMP). Yaitu, PPKBD dan sub PPKBD,”katanya.

Baca juga:  Anggota Badan Permusyawaratan Desa Dibekali Teknis Pengawasan Dana APBDes

Hal itu dilakukan lantaran mengingat unsur tenaga medis, yaitu bidan desa yang ada saat ini sedang dikejar target percepatan vaksinasi covid-19. Namun, dalam perkembangannya, setelah Dinpermades P2KB selaku perpanjangan tangan BKKBN berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI)  Kabupaten Demak, maka disepakati untuk tetap melibatkan bidan sebagai unsur tenaga kesehatan (nakes) dalam TPK.

“Saat ini, Kecamatan Sayung sendiri telah mendaftarkan sebanyak 20 TPK, dari total 73 TPK yang ditargetkan. Adapun, kekurangan 53 TPK segera kita lengkapi, dengan turut memasukkan unsur personil komplit dari bidan desa atau nakes lainnya. Dibantu, unsur TP PKK desa, dan IMP (Sub PPKBD),”kata Fatimah. (hib/bas)

Baca juga:  Peziarah Berkurang, Makam Tetap Buka

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya