alexametrics


Tidak Mau Vaksin, Tidak Bisa Ikut Pembelajaran Tatap Muka

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Vaksinasi menjadi perhatian serius pihak sekolah di Demak. Para siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) wajib menjalani vaksinasi.

Di SMPN 2 Demak misalnya, dari 940 siswa yang ada, pihak sekolah menargetkan bisa memvaksinasi semua para pelajar tersebut. Siswa yang tidak mau divaksin tidak bisa mengikuti pembelajaran tatap muka.

Kepala SMPN 2 Demak Mulyadi menegaskan, untuk mencapai target vaksinasi seratus persen, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Demak terkait pelayanan vaksinasi oleh tenaga kesehatan (nakes) terhadap para siswa tersebut.

“Saat awal masuk sekolah, kita sudah minta anak-anak untuk daftar online vaksinasi di Pendopo kabupaten. Namun, belum semua divaksin sehingga hasilnya tidak maksimal. Karena itu, kita adakan vaksinasi di sekolah,” katanya.

Mulyadi tidak memaksa siswa untuk vaksin. Namun, bagi yang tidak mau vaksin, tidak bisa mengikuti PTM. “Kita tidak memaksakan haknya siswa. Tapi, nanti saat PTM seratus persen, maka cari vaksin sendiri. Kalau vaksin sekarang difasilitasi sekolah. Hal itu juga sudah kita sampaikan ke para orang tua siswa atau wali murid,” ujarnya.

Untuk bisa mendapatkan vaksin, maka dilakukan pengetatan pencatatan data siswa dengan mencantumkan nomor induk kependudukan (NIK) dari surat keterangan keluarga (KK). “Soal bisa vaksin atau tidak itu terseleksi dengan sendirinya oleh sistem. Sebab, kaitannya dengan batasan usia mana saja yang bisa divaksin. Batas minimal usia 12 tahun lebih 1 bulan,” kata dia. (hib/ton)

 

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya