alexametrics

Jalan Pantura Demak Dicor, Siap-Siap Macet hingga Akhir Tahun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pengecoran jalan nasional Pantura Demak kembali dilakukan. Peningkatan jalan Demak hingga arah Jepara tersebut bakal berlangsung hingga 31 Desember mendatang. Lalu lintas di jalur Demak hingga Semarang pun berpotensi mengalami kemacetan lagi.

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono melalui Kasatlantas AKP Fandy Setiawan akan melakukan pengaturan lalu lintas selama proses peningkatan jalan. Masyarakat juga diminta bersabar.

“Pengecoran rigid jalan nasional ini meliputi, Genuk Semarang, Demak, Trengguli dan jalan arah ke Jepara,” terangnya.

Titik pengecoran di Pantura Demak berada antara lain di depan Puskesmas Sayung, Sidogemah-Loireng Sayung, kawasan SPBU Saniharto. (selengkapnya lihat grafis)

“Sementara ini, pekerjaan masih di wilayah Genuk Semarang,” kata kasatlantas kemarin.

Baca juga:  Banjir Rob Terjang Pantura Demak, Pembangunan Jalan Tol Ikut Tersendat

Menurutnya, untuk mengindari kemacetan, pengendara bisa melalui jalur alternatif. Kendaraan yang dari Kudus ke Semarang bisa melalui jalur Gajah-Dempet-Kebonagung-Gubug-Karangawen-Mranggen-Semarang. Juga sebaliknya. Bisa pula lewat jalan alternatif Buyaran-Guntur-Karangawen atau Onggorawe-Mranggen. Sedangkan, yang dari Jepara ke Demak bisa lewat Kudus.

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Semarang, lalu lintas jalur Kaligawe kemarin (24/8/2021) malam, padat merayap. Utamanya ruas jalan Genuk menuju Sayung. Kepadatan ini terjadi mulai akses jalan keluar masuk Kawasan Industri Terboyo (KIT).

“Ini masih mendingan. Nggak begitu macet. Paling macet ya sore, orang pulang kerja,” ungkap Triman, warga sekitar.

Sementara, jalur Demak ke Semarang terlihat lengang. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih melaju dengan kecepatan normal.

Baca juga:  BPKB Karanganyar Layani Pemasangan KB Tersebar di Delapan Desa

Kapolsek Genuk, Kompol Subroto mengatakan, kemacetan mulai terlihat Jumat lalu. “Ini contra flow-nya kan tidak terjadi terus-terusan. Sehingga mengakibatkan kemacetan,” jelasnya.

Menurutnya, kemacetan dari arah barat ke timur hingga berada di titik makam Kubro, Jalan Arteri Yos Sudarso. Setiap hari petugas diterjunkan untuk mengarahkan pengendara.

“Kalau kemacetan sudah sampai makam Kubro, baru kita contra flow. Kita juga melihat situasi di Demak. Jadi kalau pagi, ke arah Demak lancar,” katanya.

Menurut Subroto, tidak menutup kemungkinan kemacetan akan terjadi di dua lajur. Baik dari timur ke barat maupun sebaliknya.

“Dua-duanya pasti tersendat, diperkirakan sampai Desember. Informasinya pembangunannya sampai Kudus,” pungkasnya. (hib/mha/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya