alexametrics

Produksi Pengasapan Ikan Tak Terpengaruh Pandemi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Masa pandemi Covid-19 tidak membuat usaha pengasapan ikan di Desa Wonosari, Kecamatan Bonang berhenti. Sebaliknya, usaha ini tetap bertahan hingga kini. Ikan-ikan  segar dipasok langsung dari berbagai daerah. Ada yang dari Muara Angke dan Muara Baru, Jakarta. Ada pula yang dari Probolinggo, Situbondo, Rembang dan daerah lain.

Warga Rembang Supadi menuturkan, tiap hari dirinya mengirimkan ikan segar ke pengasapan Wonosari. “Untuk Wonosari kita kirim tiga ton. Sisanya kita pasok ke Semarang,” ujarnya.

Pedagang ikan asap, Ngatno, mengatakan, untuk mempertahankan ushaanya, paling sedikit menghabiskan 50 kilogram ikan segar untuk di panggang. “Kita olah jadi ikan asap,” kata warga Wonosari itu.

Baca juga:  Genjot Pemulihan Ekonomi Daerah

Harga ikan segar yang diasap bervariasi. Antara Rp 16 ribu hingga Rp 22 ribu per kilogram. Tergantung kondisi atau kualitas ikannya.

“Permintaan cukup tinggi. Kalau saya hasil pengasapan kita jual ke buruh pabrik tiap sore hingga malam hari,” katanya. (hib/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya