alexametrics

PKB Demak Vaksinasi 1.000 Warga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Demak bersama anggota DPR RI Drs H Fathan Subchi menggelar vaksinasi untuk seribu warga Kota Wali. Kegiatan bertajuk PKB peduli dan melayani masyarakat untuk vaksin tersebut digelar di gedung Wisma Halim.

Ketua DPC PKB Demak, Zayinul Fata mengatakan, vaksinasi berlangsung dua hari. Pihaknya mengimbau warga yang akan menjalani vaksin tetap menerapkan protokol kesehatan. Mengenakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

“Antusiasme masyarakat untuk vaksin sangat tinggi. Kita fasilitasi warga untuk bisa vaksin melalui kegiatan  PKB peduli dan melayani ini,” katanya.

Peserta vaksin sebelumnya mendaftar secara online maupun datang langsung ke DPC PKB Demak. Setelah divaksin, mereka dapat sertifikat vaksin dan bingkisan sembako dari Gus Muhaimin (Ketua Umum DPP PKB) dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi.

Baca juga:  Usulkan Jalan Arteri Pesisir Masuk Proyek Strategis

Fathan Subchi menambahkan,  secara nasional, vaksinasi ditargetkan bisa tercapai 90 persen. Dengan demikian, kekebalan komunal untuk mencegah paparan Covid-19 dapat tercipta dengan baik. Menurutnya, saat masyarakat antusias untuk vaksin, pemerintah justru kesulitan stok vaksin.

“Tentu, ini harus menjadi evaluasi bagi Satgas Covid-19 nasional untuk mengantisipasi lebih awal agar vaksin tidak kosong,” ujar wakil rakyat dari dapil Demak, Jepara dan Kudus ini.

Menurutnya,  anggaran untuk program vaksinasi cukup besar. Bahkan, silpa APBN dan refokusing anggaran yang dilakukan pemerintah juga untuk pengadaan dan distribusi vaksin. Karena itu, vaksinasi harus bisa dituntaskan untuk pemulihan ekonomi nasional.

“Kegiatan vaksin Indonesia bangkit ini sebagai rangkaian Harlah PKB ke-23 sekaligus  membantu pemerintah untuk percepatan vaksinasi,” tandasnya.

Baca juga:  Pedagang Sayur Pasar Bintoro Direlokasi Awal Tahun

Fathan juga menyampaikan, PKB mendorong pemerintah untuk terus memperbaiki manajemen logistik vaksinasi Covid-19. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan stok vaksin yang kerap habis dan distribusi vaksin yang belum merata bisa ditangani dengan maksimal. (hib/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya