alexametrics

PKB Dorong Perbaikan Manajemen Logistik Vaksinasi Covid-19

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong pemerintah untuk terus memperbaiki manajemen logistik vaksinasi Covid-19. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan stok vaksin yang kerap habis dan distribusi vaksin yang belum merata bisa ditangani dengan maksimal.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Drs H Fathan Subchi mengatakan, secara nasional, vaksinasi ditargetkan bisa tercapai 90 persen. Dengan demikian, kekebalan komunal (masyarakat) untuk mencegah paparan Covid-19 dapat tercipta dengan baik. “Jadi, perlu percepatan vaksinasi secara nasional. Karena itu, ketersediaan vaksin harus terpenuhi dengan pola manajemen distribusi yang baik dan merata,”katanya.

Menurutnya, saat masyarakat berbondong bondong antusias untuk vaksin, pemerintah justru kesulitan stok vaksin. “Tentu, ini harus menjadi evaluasi bagi Satgas Covid-19 nasional untuk mengantisipasi lebih awal agar vaksin tidak kosong,” katanya.

Baca juga:  Muhammadiyah Demak Targetkan Vaksinasi 3.000 Warga

Kekosongan vaksin sebenarnya, kata dia, bisa diatasi dengan vaksin dari berbagai Negara, baik dari Uni Eropa, Amerika Serikat maupun Timur Tengah. Bahkan, Biofarma juga telah menyanggupi untuk penyediaan stok nasional. DPR juga terus mendorong pemerintah untuk memakai vaksin nusantara yang dapat menjadi vaksin alternatif di tengah kelangkaan vaksin nasional. Saat ini, kata Fathan, untuk pengadaan vaksin masih impor dan terus berburu di pasar internasional.

“Yang perlu kita ketahui, bahwa anggaran untuk program vaksinasi ini sangat besar sekali. Bahkan, silpa APBN maupun refokusing anggaran yang dilakukan pemerintah juga untuk pengadaan vaksin dan distribusi vaksin,” katanya.

Karena itu, kata Fathan, ke depan masih sulit bicara soal pemulihan ekonomi tanpa adanya penyelesaian terhadap vaksinasi ini. “Disinilah perlunya dukungan semua pihak, termasuk dukungan dari PKB,” imbuhnya di sela meninjau vaksinasi yang digelar DPC PKB Demak di gedung Wisma Halim, Sabtu (14/8/2021).

Baca juga:  Warga Pesisir Butuh Pasokan Air Bersih

Dia menambahkan, DPC PKB se Indonesia beserta fraksi PKB dan 58 anggota DPR RI secara serentak membantu pemerintah untuk percepatan distribusi vaksinasi secara nasional tersebut. Itu dilakukan PKB agar masyarakat yang belum di vaksin bisa secepatnya divaksin dalam kegiatan vaksin Indonesia bangkit sebagai rangkaian Harlah PKB ke-23 tersebut.

“Vaksinasi sinovac oleh PKB ini dalam rangka membantu pemerintah untuk percepatan vaksinasi. Kita minta bantuan dari TNI dan kepolisian untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut,”katanya.

Ketua DPC PKB Demak, Zayinul Fata menambahkan, vaksinasi yang dijalankan PKB selama dua hari ini menyasar masyarakat Kabupaten Demak, utamanya yang belum vaksinasi tahap pertama. Setidaknya, ditarget seribu orang. Peserta vaksinasi juga wajib taat protokol kesehatan (prokes). Pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

Baca juga:  Sarang Prostitusi Dibongkar Paksa

“Antusiasme masyarakat untuk vaksin sangat tinggi. Kita fasilitasi warga untuk bisa vaksin melalui kegiatan PKB peduli ini,”katanya. Peserta vaksin sebelumnya telah daftar melalui online maupun datang langsung ke DPC PKB Demak. Setelah di vaksin, mereka dapat sertifikat vaksin dan bingkisan sembako yang telah disiapkan panitia vaksin PKB. (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya