alexametrics


Betahwalang Punya Rajungan Kualitas Ekspor

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Demak – Potensi budidaya rajungan di Desa Betahwalang, Kecamatan Bonang, cukup besar. Bahkan, rajungan yang dihasilkan kualitas ekspor. Untuk menjaga ekosistem rajungan ini, nelayan diajak selalu memakai alat tangkap ramah lingkungan. Seperti alat bobo dan jaring rajang.

Kepala Desa Betahwalang, Khoirul Umam menyampaikan, potensi rajungan di desanya masih bagus. Karena itu, perlu persepsi yang sama antar desa di pesisir dengan pemkab. Supaya dibuat peraturan desa (perdes) atau perda untuk melindungi area konservasi rajungan.

“Jangan sampai nelayan pakai alat tangkap arad atau pukat harimau yang tidak ramah lingkungan,” katanya.

Menurutnya, ajakan untuk menggunakan alat tangkap ramah lingkungan terus disampaikan ke nelayan. Dengan demikian, nelayan bisa menaati aturan main yang ada. Semua itu dalam rangka melindungi keberadaan rajungan.

“Di Desa Betahwalang ini, tangkapan rajungan yang dihasilkan rata-rata bisa mencapai tiga ton  per hari. Sementara, jumlah pengepul rajungan ada 18 orang,” katanya. Rajungan diolah dipabrikan di Rembang sebelum diekspor. (hib/zal)

 

Artikel Menarik Lainnya

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya