alexametrics


Tes PCR Acak, Sepuluh Desa Akan Dilockdown

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Kabupaten Demak sebagai wilayah perbatasan Kabupaten Kudus menjadi perhatian serius pihak berwenang, utamanya Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng. Sebab, ada kecenderungan kenaikan signifikan warga yang terpapar virus Covid-19, utamanya di wilayah perbatasan dengan Kudus tersebut. Kecamatan paling tinggi yang masyarakatnya terkena korona berada di Kecamatan Karanganyar. Kemudian, Kecamatan Demak Kota dan Kecamatan Guntur.

Dandim 0716 Demak Letkol Arh Muh Ufiz mengatakan, setidaknya ada sepuluh desa lebih yang terdeteksi paling banyak warganya terkena Covid-19. Desa desa itu tersebar di sejumlah kecamatan. “Paling banyak di wilayah Kecamatan Karanganyar,” katanya di sela menyambut kunjungan Pangdam IV Diponegoro, Mayjend TNI Rudianto di Pendopo kemarin siang.

Senada disampaikan Kapolres Demak, AKBP Andhika Bayu Adhittama. Menurutnya, Demak sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Kudus, tingkat penularannya cukup tinggi. Karena itu, Satgas Covid-19 akan kembali memperketat protokol kesehatan (prokes). Seperti, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

“Seluruh aktifitas masyarakat akan diperketat sesuai prokes,tidak hanya hajatan wargan, namun kegiatan keagamaan lainnya juga akan diperketat, termasuk penutupan tempat wisata. Tempat tempat nongkrong kita pantau ketat,” ujarnya.

Ketua DPRD Demak, Fahrudin Bisri Slamet mengatakan, untuk mencegah terjadinya kasus Covid-19 sebagaimana yang terjadi di Kudus, Satgas Covid-19 juga diusulkan agar melakukan tes PCR (polymerase chain reaction) agar tingkat kesehatan warga dapat diketahui dengan pasti terkait apakah terpapar virus korona atau tidak. “Harus ada tes PCR secara acak,” katanya.

Berdasarkan data terakhir yang dilansir Dinas Kesehatan Pemkab Demak disebutkan, untuk kategori kontak erat, total ada 42.336 kasus. Dalam pemantauan 2.285 orang dan selesai pemantauan 4.0051 orang. Kemudian, kasus suspek total ada 3.620 kasus. Dalam pengawasan 150 orang dan selesai pengawasan 3.470 orang.

Adapun, kasus terkonfirmasi total ada 5.553 kasus. Dengan rincian, di rawat di rumah sakit Demak ada 40 orang, dirawat di luar rumah sakit Demak ada 54 orang dan karantina 325 orang. (hib/ap)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer