alexametrics

Waktu Kunjungan Perpusda Demak Hanya 15 Menit

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pandemi Covid-19 turut mengurangi jumlah pengunjung ke Perpusatkaan Daerah (Perpusda) Pemkab Demak.  Setidaknya, pembaca buku di perpusda turun hingga 90 persen. Karena itu, pengelola perpusda tersebut tidak membatasi jumlah pengunjung. Namun, hanya membatasi jam kunjungan bagi setiap pengunjung. Yaitu, hanya boleh selama 15 menit.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Heru Prayitno melalui Plt Kasi Pengembangan Koleksi Pengolahan dan Pelestarian Bahan Pustaka, Yusron Sultoni mengatakan,  pandemi Covid-19 sangat perpengaruh terhadap tingkat kunjungan dan keterbacaan buku di perpusda. “Yang dibatasi bukan orang atau pengunjungnya, tapi jam kunjungannya,”ujarnya.

Untuk mengejar ketertinggalan akibat  turunnya pengunjung di perpusda ini, Dinas Perpustakaan mendorong aktifitas atau kegiatan di perpustkaan tingkat desa. Adapun penggeraknya adalah karang taruna melalui berbagai kegiatan, seperti pasar malam. Juga menggalakkan tingkat membaca atau kegiatan literasi di pondok pesantren. Diantaranya, di ponpes di Desa Cangkring B, Kecamatan Karanganyar.

Baca juga:  Perempuan NU Jadi Kekuatan Baru Kemajuan Ekonomi Warga Nahdliyyin

“Kita datang, mereka bisa pilih sendiri buku yang tersedia. Biasanya kita pinjami 50 eksemplar buku perbulan,”kata Yusron.  Buku buku yang disukai atau digemari pembaca di desa adalah buku terkait dengan kreatifitas. Seperti, cara ternak lele, budidaya udang windu, cara bikin bonsai, dan lainnya.

“Meski mereka suka lihat tutorial di Youtube, namun lebih spesifik jika baca buku. Baca buku akurasinya lebih tinggi,”katanya. Dia berharap, pandemi segera berakhir sehingga tingkat kunjungan ke perpusda bisa meningkat lagi. (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya