alexametrics

Pelayan Publik Enggan Divaksin, Pedagang Lari Ketakutan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak masih memiliki PR (pekerjaan rumah) untuk menyukseskan vaksinasi. Mengingat, masih banyak warga yang enggan divaksin. Bahkan ada yang lari ketakutan.

Seperti saat vaksinasi pertama di Pasar Bintoro beberapa pekan lalu. Sejumlah pedagang lari ketakutan. Ada juga pelayan publik yang tidak mau divaksin. “Memang presentasenya kecil, paling 0,5 persen secara keseluruhan. Faktornya gara-gara takut atau punya kormobid penyakit bawaan,” terang Sekretasis Daerah (Sekda) Pemkab Demak, Singgih Setyono.

Pihaknya segera bermanuver untuk mengambil hati masyarakat, dengan melakukan vaksin kepada tokoh masyarakat terlebih dahulu.”Ini bertujuan sebagai pancingan dan edukasi bagi masyarakat bahwa vaksin sebenarnya aman dan tidak ada efek apa-apa,” ujarnya.

Baca juga:  Bahas Lima Raperda, Salah Satunya Fasilitasi Pengembangan Ponpes

Demak sendiri menerima jatah vaksin sebanyak 90.809. Dari jumlah sasaran vaksin yang terdata, baru sekitar 5.000 yang telah divaksin. “Untuk sisanya akan kami tuntaskan minggu ini,” katanya. Target vaksinasi yang sudah memasuki tahap dua tersebut kini menyasar para pelayan publik, polisi, TNI, pejabat struktural, pedagang pasar dan lansia.

Singgih berharap sebelum bulan puasa vaksinasi telah selesai dilakukan agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang. “Semoga target ya segera terselesaikan,” tuturnya. Sementara itu, hingga Selasa (23/3/2021) lalu, Satgas Covid mencatat 4.694 kasus. (cr2/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya