alexametrics

Tradisi Warisan Leluhur Demak Masih Dipertahankan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Sejumlah tradisi lokal warisan leluhur di Demak hingga kini masih dipertahankan. Salah satunya tradisi ngapati. Selamatan, mendoakan janin usia empat bulan agar diberi keselamatan oleh Allah SWT.

Tradisi ngapati tersebut antara lain dijalankan keluarga pasangan suami istri, Eko Prasetyo dan Ratna Fitri Rahmayanti, warga Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kota. “Mudah-mudahan acara selamatan ini menjadi berkah bagi keluarga kami,” ujar penyiar senior Radio Suara Kota Wali yang akrab disapa Mbah Mo ini.

Kiai Sodikin menuturkan, ngapati memiliki maksud mendoakan janin agar dijadikan anak yang saleh salehah. Sebab, usia empat bulan bagi janin merupakan awal yang menentukan dalam kehidupannya setelah dilahirkan nanti. Selain itu, berharap diberikan keselamatan bagi ibu dan bayinya tersebut saat melahirkan atau proses persalinan.

Baca juga:  Banyak Lubang, Jalur Pantura Demak Langganan Macet

“Ngapati juga bermakna mengangkat derajat orang tua. Serta dalam rangka memantapkan ketetapan iman, Islam dan berharap selamat dunia akherat,” katanya. Selamatan ngapati ini juga ditandai dengan suguhan jajanan khas berupa rujak, kupat dan lepet. (hib/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya