alexametrics

Dewan Desak Disdik Keluarkan SK Penugasan 200 PTT

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Nasib 200 pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Demak tak jelas. Hingga kini mereka belum terakomodir sebagai guru tidak tetap (GTT). Kalangan dewan mendesak dinas memberikan surat penugasan ratusan PTT tersebut sebagai GTT.

Wakil Ketua DPRD Demak dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zayinul Fata menjelaskan, surat penugasan sebagai GTT itu diperlukan dengan harapan para PTT bisa mempersiapkan diri mengikuti seleksi sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Berdasarkan informasi, proses verifikasi dan validasi alih fungsi PTT ke GTT dibatasi hingga 28 Februari 2021. “Sehingga mereka khawatir tidak bisa ikut proses tersebut,”ujar Zayin.

Baca juga:  Dapat Penghargaan, Perawat RSUD Sunan Kalijaga Ujung Tombak Penanganan Pasien Covid-19

Karena itu, kata dia, Disdikbud diminta segera mengeluarkan SK penugasan PTT sebagai GTT sebagaimana harapan para PTT. “Ini penting. Apa pun kondisinya, mereka butuh kepastian,” kata politisi PKB ini.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikbud Demak, Eko Pringgolaksito mengatakan, pihaknya siap menerbitkan SK penugasan PTT menjadi GTT jika memenuhi persyaratan. Salah satunya jam mengajar. “Yang tidak kebagian jam mengajar ya tidak bisa alih fungsi status dari PTT ke GTT,” ujar Eko.

Selain harus menunjukkan surat tugas di satuan pendidikan terkait, ijazah mereka juga harus linear. Pihaknya sudah mendata di desk masing-masing korwil. Tidak semua bisa diakomodir karena belum memenuhi syarat tadi. Meski demikian, mereka tidak perlu khawatir. “Kita tetap memperhatikan nasib mereka. Yang penting mereka memenuhi syarat dulu baru bisa diproses,” tegasnya. (hib/zal)

Baca juga:  Anggaran Covid-19 Belum Terserap Maksimal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya