alexametrics

Sungai Dolok Meluap, Banyak Desa Terendam Banjir

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Hujan deras yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir membuat Sungai Dolok melimpas dan tanggul bagian kiri jebol sepanjang 12 meter dengan kedalaman 4 meter. Akibatnya, air bah membanjiri areal persawahan dengan genangan setinggi 60 sentimeter dengan luas lahan 15 hektare. Adapun, desa yang terdampak banjir adalah Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung dan Desa Prampelan, Kecamatan Guntur.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Agus Nugroho LP mengatakan, tanggul jebol Sungai Dolok dipicu hujan lebat di wilayah hulu dan hujan merata di wilayah Demak.

“Untuk menanggulangi jebolnya tanggul ini, kami akan mendatangkan alat berat dan material baik trucuk bambu, sesek, karung maupu tanah untuk menutup dan memperkuat tanggul jebol,” katanya.

Baca juga:  16.147 Pemilih Terancam Dicoret

Menurutnya, target penutupan tanggul jebol tersebut berlangsung antara 3 hingga 4 hari. “Kami telah meninjau ke lokasi dan mempersiapkan penanganan penutupan tanggul jebol tersebut,” ujar Agus.

Tinjauan lapangan dipimpin langsung Plh Bupati Joko Sutanto, Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adhittama dan Dandim 0716 Demak Letkol Arh Muh Ufiz.

Selain tanggul jebol di Desa Pilangsari, banjir juga melanda Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen dengan ketinggian 70 sentimeter. Kemudian, di Desa Kebonbatur dengan ketinggian air 40 hingga 80 sentimeter. Luapan air Sungai Dolok masuk ke Perumahan Arion Mas RT 6 RW 10. Adapun, warga yang terdampak 275 KK. Ada sebagian bertahan di rumah dan sebagian lainnya mengungsi di lokasi lebih tinggi.

Baca juga:  Safari Layanan KB dengan 14 Akseptor KB dari 5 Desa di Puskesmas 2 Mijen

Banjir juga merendam rumah warga di Desa Tamansari, Mranggen dengan ketinggian 50 sentimeter dan warga terdampak 75 KK. Di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, banjir setinggi 75 sentimeter merendam 70 rumah. Di Desa Teluk berdampak pada 500 rumah, Desa Karangawen 30 rumah, Desa Wonosekar dan Margohayu masih dalam proses asesmen. Di Kecamatan Guntur, banjir limpasan air sungai terjadi di Desa Blerong. Sedangkan, di Kecamatan Sayung, air limpas di Desa Tambakroto, Desa Dombo, Purwosari, dan Pilangsari.

“Tanggul kiri Sungai Dolok limpas 6 titik dikarenakan gorong-gorong yang akan digunakan untuk pembangunan jalan tol. Warga minta pihak proyek tol membongkar gorong-gorong dan telah dibongkar dengan alat berat,” katanya. (hib/ida)

Baca juga:  Penuhi Sribu Vaksinasi, Tim Balai Penyuluh KB Mijen Koordinasi dengan Puskesmas

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya