alexametrics

Tiga Tim Diterjunkan untuk Tambal Sulam 200 Lubang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Petugas Bina Marga Provinsi Jateng bekerja keras untuk menambal sulam 200 lubang di jalan Pantura Demak. Tepatnya mulai Sayung hingga Karanganyar perbatasan Kudus. Kerusakan jalan tersebut akibat curah hujan yang tinggi selama sepekan terakhir. Titik jalan berlubang antara lain berada di Km 18.20 Demak-Buyaran dan Km 45 dan 43 batas Kudus-Trengguli.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga 3.2 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Tiga Provinsi Jateng, Januar mengatakan, tambal sulam jalan berlubang dilakukan setiap hari. Hujan atau  tidak, tetap lakukan penambalan. Dari 200 lubang jalan, sekarang ini masih tersisa sekitar 100 lubang. Pihaknya mengerahkan tiga tim perbaikan sekaligus untuk mengejar penutupan lubang jalan. Tiap hari ditarget tutup 50 lubang. Bina Marga juga memasang rambu peringatan agar pengendara berhati-hati saat melintas.

Baca juga:  Banjir Sayung Meluas, 19 Desa Terendam

“Dari 45 kilometer  antara Kaligawe, Demak hingga batas Kudus, sudah 60 persen lubang jalan yang kita perbaiki. Yang 40 persen lainnya masih kita sisir lagi untuk ditambal,” katanya.

Januar menambahkan, jalan yang berlubang itu sebenarnya telah diusulkan ke pemerintah pusat agar dilakukan betonisasi. Diantaranya, ruas Sayung, Karangsari, dan jalan lingkar Demak. “Kita sudah usulkan untuk dibeton agar tidak ada lubang lagi saat musim hujan,” ujarnya.

Menurutnya, usia betonisasi dinilai lebih awet dibandingkan aspal. Bisa 20 tahun. Meski demikian, betonisasi diperkirakan baru dapat dilaksanakan pada 2022 nanti. Sedangkan, pada 2021 jika ada yang lubang hanya penambalan biasa dengan aspal. (hib/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya