alexametrics

Lima Rumah Roboh Dihantam Gelombang, Belasan Keluarga Mengungsi di Masjid

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Gelombang tinggi melanda pesisir Sayung. Tepatnya, di Desa Bedono. Akibatnya, ombak setinggi dua meter tersebut merobohkan lima rumah warga  dan puluhan rumah rusak berat. Tak hanya itu. Gelombang laut juga menghancurkan akses masuk ke wisata religi Syekh Mudzakir. Warga pun kesulitan keluar masuk daerah terpencil yang dikelilingi hutan mangrove.

Kepala Desa Bedono Agus Salim mengatakan, ada sebelas kepala keluarga (KK) di Dukuh Tambaksari yang mengungsi ke masjid kayu. Masjid tersebut terletak di tengah hutan mangrove, tak jauh dari jalan menuju Makam Syekh Mudzakir yang berada di tengah laut.  “Jadi, ada 30 jiwa yang mengungsi,” katanya kemarin.

Salim menuturkan, tiga rumah roboh berada di Dukuh Bedono. Dua rumah roboh lainnya di Dukuh Pandansari. Sedangkan, jumlah rumah rusak total ada 13 rumah. Di Dukuh Tambaksari, 11 rumah rusak berat dihantam gelombang tinggi. Gedung SDN 1 Bedono turut rusak.

Baca juga:  SMKN 1 Sayung Siap Bersinergi Membangun Desa

Menurutnya, gelombang air pasang disertai hujan deras dan angin kencang menyerang pesisir yang kerap dilanda rob tersebut. Selain Dukuh Tambaksari, gelombang tinggi juga menghantam Dukuh Bedono, Pandansari, Mondoliko, Morosari dan Tonosari.

Nasoha, warga Dukuh Pandansari mengungkapkan, ombak besar bergulung-gulung menerjang perkampungan warga. Rumah dikepung ombak hingga porak-poranda. “Rumah kita roboh,” terangnya. Perkakas rumah pun hilang terseret arus laut.

Nisa’, warga lainnya mengaku terkejut dengan adanya gelombang tinggi itu. “Gelombang menerjang rumah kami saat kami terlelap. Rumah kami roboh. Lantai lantai rumah hilang terseret gelombang laut,” kata  Nisa’ yang baru saja melahirkan tersebut.

Warga lainnya yang ikut mengungsi juga trauma dengan kejadian malam itu. Suasana mencekam, gelap gulita. Warga yang mengungsi sangat membutuhkan bantuan logistik.

Baca juga:  Dana Kampanye Dibatasi, Sumbangan Pribadi Maksimal Rp 75 juta

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Agus Nugroho LP mengatakan, pihaknya telah mengerahkan petugas kebencanaan ke lokasi. “Kita turunkan tim kemanusiaan BPBD untuk melihat langsung kondisi yang ada, termasuk menyalurkan kebutuhan logistik,” ujar Agus. (hib/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya