alexametrics

Taekwondo Demak Siap Bangkit dari Mati Suri

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pelantikan jajaran Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Kabupaten Demak tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Selain wajib memakai masker, juga melakukan cuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak atau 3M.

Ketua Pengcab TI Kabupaten Demak Budi Santoso menyampaikan, pelantikan hanya mengundang pengurus secara terbatas. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 yang belum berlalu.

“Pengurus yang dilantik wajib memakai penutup wajah dan masker (face shield). Ini demi keamanan semua dari Covid-19,” katanya setelah dilantik oleh Ketua Pengprov TI Jateng, Grand Master Alex Harijanto, kemarin.

Menurutnya, setelah pelantikan itu, jajaran pengurus akan langsung melakukan konsolidasi organisasi untuk menyusun program jangka pendek dan jangka panjang, termasuk dalam menghadapi laga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng. “Melalui Porprov nanti, kami akan membuktikan tentang proses kebangkitan taekwondo Demak melalui atlet-atlet yang terbaik,” ujar Budi.

Baca juga:  Satpam Nikah Diantar Mobil Ketua DPRD

Ketua Pengprov TI Jateng, Grand Master Alex Harijanto mengatakan, selama pandemi Covid-19 ini, jajaran TI Jateng hanya terbatas pada kegiatan pembinaan. Mengingat belum adanya pertandingan selama Covid-19. “Karena ini masih pandemi, yang bisa kami lakukan hanya pembinaan,” katanya.

Meski pandemi, tetap banyak atlet yang latihan untuk mengasah keterampilan taekwondo. “Try out tetap jalan. Ada pelatihan-pelatihan dan tetap jaga jarak,” katanya.

Kaji Gufron selaku pengurus KONI Demak mengatakan, pembinaan cabang olahraga taekwondo terus dilakukan. “Kami dukung sepenuhnya TI Demak ini dalam meningkatkan latihan menuju prestasi yang gemilang sehingga bisa melaju ke Porprov Jateng nanti,” katanya. (hib/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya