alexametrics

Cegah Penyakit Kaki Gajah, Kampanyekan Minum Obat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Dinas Kesehatan (Dinkes) mengkampanyekan minum obat selama satu bulan penuh untuk mencegah penyebaran penyakit kaki gajah.  Mengingat di Demak saat ini ada 45 kasus. Kampanye dilakukan sesuai protokol kesehatan (prokes).

Kepala Dinkes Guvrin Heru Putranto mengatakan, kampanye minum obat menyasar warga berusia dua tahun hingga 70 tahun. “Kegiatan minum obat ini mulai 1 Oktober selama satu bulan penuh,” katanya.

Minum obat melalui pos pos yang dikoordinasikan puskesmas masing-masing dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Guvrin, minum obat dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit kaki gajah. Minimal dilaksanakan minimal selama lima tahun.

“Hingga saat ini jumlah kasus penderita kaki gajah (filarial)  ada 45 kasus. Dan sejak 2019 tidak ditemukan kasus baru,” katanya didampingi Humas Wajito di sela kampanye minum obat di Kantor Dinkes kemarin.

Baca juga:  Kepengurusan Kosong, Relawan IPSM Wadul Dewan

Menurutnya, kaki gajah merupakan penyakit infeksi yang bersifat menahun disebabkan cacing filarial dan ditularkan melalui nyamuk. Penyakit tersebut dapat menyebabkan cacat  menetap berupa pembesaran kaki, lengan, kantong buah zakar, payudara dan alat kelamin.

“Adapun pencegahannya dengan minum obat sekali setahun selama lima tahun. Nah, tahun 2020 ini adalah tahun terakhir,” kata Guvrin. (hib/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya