Kemasukan Air Asin, Semangka Inul Jadi Kerdil

218
Petani Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung panen semangka inul. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Demak – Para petani di Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung, mengeluhkan hasil panen semangka tidak maksimal. Bobot turun dan kerdil.  Salah satu faktornya lahan terendam air asin.

Pemerintah setempat diharapkan dapat menormalisasi Sungai Setu dan memasang pintu air di Sungai Pelayaran di Desa Batu dan Onggorawe Sayung.

Nasikun, 45, petani setempat menyampaikan, normalisasi sungai sangat dibutuhkan agar hasil panen semangka dapat optimal. “Biasanya semangka bisa berbobot 3 kilogram, kini rata-rata hanya 1 kilogram. Ini karena lahan kemasukan air asin,”ujarnya.

Petani banyak membudidayakan semangka jenis inul. Adapula, jenis dragon dan lainnya.

Munaji, 46, petani lainnya menambahkan, selain terkendala masuknya air asin, harga semangka juga turun. Saat ini, harga hanya Rp 2 ribu perkilogram. Karena kondisi inipula, banyak petani yang merugi terdampak harga buah semangka yang rendah.“Angan-angan petani bisa menikmati harga tinggi jadi ambyarr,” keluhnya. (hib/zal/bas)