alexametrics

Bangun 1.075 Rumah Layak Huni

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Kebutuhan warga miskin terkait dengan rumah layak huni sedikit demi sedikit terpenuhi. Pada 2020 ini,Kabupaten Demak mendapatkan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) sebanyak 1.075 unit dari pemerintah pusat.

Untuk tahap pertama, ada 300 rumah yang semula tidak layak huni dibangun menjadi layak huni. Rumah-rumah yang dibangun dengan dana stimulan itu berada di 12 desa di Kecamatan Bonang. Yaitu, Desa Betahwalang, Gebang, Krajanbogo, Morodemak, Poncoharjo, Purworejo, Serangan, Sukodono, Sumberejo, Tridonorejo, Weding dan Wonosari. Masing-masing desa dibantu 25 unit rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Pemkab Demak Akhmad Sugiharto mengatakan, setiap unit rumah tersebut memperoleh bantuan sebesar Rp 17,5 juta. Antara lain, untuk pembelian material, dan upah padat karya tunai.

Baca juga:  Zakat ASN Tembus Rp 4, 7 M

Untuk tahap pertama ini, anggaran sudah terserap 100 persen dengan 276 unit rumah. Sedangkan, sisanya dengan progres bangunan 30 hingga 100 persen ada 24 unit rumah. “Pada 2 November nanti adalah akhir kontrak tenaga pendamping. Artinya, progres pembangunan rumah untuk warga miskin ini 52 hari lebih cepat dari akhir kontrak yang dimaksud,” ujar Sugiharto di sela peresmian di Desa Sumberejo, Kecamatan Bonang bersama Bupati M Natsir dan Wabup Joko Sutanto kemarin.

Menurutnya, proses pembangunan rumah masih terkendala genangan air rob atau air pasang laut di pesisir utara Demak. Di antaranya, yang ada di wilayah Desa Morodemak dan Desa Purworejo, Kecamatan Bonang. Jalur transportasi untuk pengiriman material terputus. Demikian pula, pemasangan konstruksi fondasi dan sloof rumah yang kebanjiran air rob. “Untuk mengatasi masalah ini, untuk material yang dikirim ke Dukuh Tambak Polo Desa Purworejo misalnya, harus diangkut dengan perahu dari jembatan Ndero Desa Jatirogo,” katanya.

Baca juga:  Sedang Cari Ikan, Malah Temukan Mayat Bayi

Selain itu, material ada yang dilansir pada sore dan malam hari ketika sedang surut atau saat kendaraan dapat melintas meski masih tergenang rob. Demikian juga pemasangan fondasi dan sloof dilakukan malam hari serta material besi dirakit di lahan yang tinggi. Setelah itu, dikirim ke lokasi tinggal pasang dan cor beton.

Bupati Demak M Natsir mengatakan, rumah layak huni yang dibangun melalui BSPS dilengkapi dengan jamban atau sanitasi. “Bantuan ini dilakukan dengan seleksi ketat,” ujar bupati. (hib/ton/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya