alexametrics

Burung Hantu Tyto Alba Jadi Souvenir Khas Desa Tlogoweru

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Keberadaan Desa Wisata Tlogoweru, Kecamatan Guntur, turut membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Inspirasi usaha ini antara lain dijalani oleh Mukhlisin. Sejak ditasbihkan sebagai desa wisata, seniman patung asal Desa Sarirejo ini sudah memproduksi puluhan patung. Khusus membuat patung burung hantu Tyto Alba.

Menurutnya, souvenir burung hantu itu laku dijual untuk souvenir pelancong. “Satu patung burung hantu harganya hanya Rp 500 ribu,” katanya saat ditemui di bengkel pribadinya.

Souvenir burung hantu tersebut dibuat  secara otodidak. Kayu yang dijadikan bahan dicari dari kebun pohon jati, kayu mlanding jowo, kayu jambu maupun kayu akasia. Adapun, model burung hantu dibuat dari bahan semen dan rancangan besi sebagai penguat. Sedangkan pijakan patung menggunakan ranting kayu yang bercabang.

Baca juga:  Bersepeda, Gubernur Sosialisasikan Rute Elite Race

Bakat seni yang ditekuni itu sudah ada sejak lama. Pada 1995, Muhlisin sudah mulai membuat patung burung Garuda. Sekarang berkonsentrasi membuat patung burung hantu. Rumahnya yang dijadikan warung makan itu berdekatan dengan akses masuk Desa Tlogoweru. Letaknya persis sebelah kanan replika patung burung hantu yang dipasang di gapura. Menjadi ikon Desa Wisata Tlogoweru. “Lumayan, banyak yang pesan,” katanya. (hib/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya