alexametrics

Pengurukan Wilayah Sidogemah Butuh Material 100 Truk Perhari

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pembangunan jalan tol Semarang-Demak dikebut. Perkembangan terbaru, ruas tol di wilayah Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, mulai diuruk. Utamanya yang mengarah ke gerbang tol Sidogemah.

Setiap hari truk dum ukuran besar lalulalang di jalan raya Pantura Sayung menuju area tol dengan akses masuk jembatan buatan yang melintang di sungai pelayaran Sidogemah. Banyaknya truk yang masuk area pengurukan kerap menimbulkan kemacetan panjang.

Chief Inspector  PT Virama Karya untuk pembangunan jalan tol Semarang-Demak paket 2 Priyonggo Teguh Widodo mengungkapkan,  untuk kebutuhan pengurukan tersebut setidaknya dibutuhkan material sebanyak 3 ribu kubik tanah padas. “Ya, sekitar 100 dump truck ukuran besar per hari,” ujar Priyonggo di sela menerima kunjungan tim dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum di Desa Sidogemah kemarin.

Baca juga:  Pagar DPRD Temanggung Dijebol Massa

Seperti diketahui, ruas Sidogemah dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Wika) sepanjang sekitar 17 kilometer sampai batas Desa Loireng. Selebihnya, dari Loireng ke arah timur hingga Kadilangu dikerjakan PT Pembangunan Perumahan (PP).  “Sementara ini belum menyentuh area jalan tol yang difungsikan sebagai tanggul laut. Yang tanggul laut masih menunggu,” tandasnya. (hib/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya