alexametrics

Usulkan Jalan Arteri Pesisir Masuk Proyek Strategis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak ditarget selesai 2022.  Setelah rampung, kalangan DPRD Demak mengusulkan agar dibangun jalan arteri pesisir utara Demak. Antara Sayung hingga Morodemak, Kecamatan Bonang.

Dewan mendorong pembangunan jalan arteri pesisir tersebut agar masuk dalam pembahasan evaluasi Perpres Nomor 79 Tahun 2019 tentang proyek strategis percepatan pembangunan ekonomi kawasan, utamanya Kendal, Semarang, Salatiga, Demak, Grobogan.

Wakil Ketua DPRD Demak Nur Wahid mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta. “Kita sudah sampaikan ke Kemenko, agar nanti dibangun jalan arteri pesisir Sayung sampai Morodemak, Bonang. Untuk itupula, usulan tersebut agar dimasukkan dalam item Perpres 79 tersebut,” tegas Nur Wahid kemarin.

Baca juga:  19 Desainer Muda Unjuk Gigi, Kenalkan Batik dan Masker secara Virtual

Menurutnya, keberadaan jalan arteri poros Sayung-Bonang dapat diintergrasikan dengan jalan tol Semarang-Demak yang kini dalam proses pembangunan.

“Hasil audiensi kita dengan Kemenko Perekonomian, bahwa pembangunan jalan tol  yang dihubungkan dengan jalan arteri Demak nanti diharapkan bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat di Kecamatan Sayung, Karangtengah dan Bonang,” kata Ketua DPD Partai Golkar Demak tersebut.

Karena itu, kata dia, pemerintah dapat memfasilitasi pembangunan jalan arteri yang langsung menghubungkan dengan Pelabuhan Morodemak. Dengan demikian, potensi perikanan pesisir Demak juga bisa terdongkrak. Hal itu juga akan membantu kelengkapan sarana prasarana yang dibutuhkan nelayan yang ada di sekitar pelabuhan.

“Tentu saja, kalau jalan arteri pesisir Demak ini masuk dalam pembahasan evaluasi Prepres 79, maka akan menjadi proyek prioritas strategis nasional,” ujarnya.

Baca juga:  Mulai Senin, Kota Semarang Berlakukan PKM Non PSBB

Jalan sepanjang 25 kilometer Sayung-Bonang tersebut akan mengkoneksikan kawasan perikanan dan kawasan industri. Sebagaimana yang tercantum dalam Perda rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana pembangunan jangka panjang (RPJP).

“Dengan adanya jalan arteri yang nyambung ke jalan tol, akan mempercepat tumbuhnya kawasan industri,”kata Wahid.

Adanya jalan arteri juga akan menjadi fasilitas bisnis bagi investor bersama pemerintah untuk mengelola perekonomian di Demak, termasuk pengembangan industri perikanan yang masih terkendala infrastruktur jalan. (hib/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya