alexametrics

Bekuk Enam Pencuri, Amankan 41 Motor

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Satreskrim Polres Demak berhasil membekuk enam pencuri motor. Dari tangan tersangka petugas juga mengamankan 41 motor sebagai barang bukti.

Para pelaku yakni Afifudin, 22, warga Desa Sampang, Muhamad Imadudin Bahtiar, 21, warga Desa Kebonbatur, Subekan, 29, warga Desa Sumberejo, Hasan Anwar, 36, warga Desa Margohayu, Yoga Adista, 19, warga Desa Purworejo, dan Maya Ayu Anggraeni, 34, warga Pedurungan, Kota Semarang. Mereka tercatat sebagai residivis.  Selain itu, ada 6 tersangka lainnya yang masih buron.

Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adhittama mengatakan, para tersangka melakukan secara individu. Mereka tertangkap dalam Operasi Sikat Jaran Candi yang berlangsung selama 20 hari.

“Kita tangkap 6 tersangka. Satu di antaranya itu wanita. Peran wanita ini membantu pelaku lain mengawasi lingkungan sekitar agar aksinya tidak diketahui,” ujar kapolres saat gelar perkaran di Mapolres Demak kemarin.

Baca juga:  Demokrat Batang Tegas Tolak UU Ciptaker

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan kunci T atau kunci palsu. Sasaran pencurian salah satunya di Alun-Alun Demak. Utamanya motor yang diparkir sembarangan tanpa pengawasan.

“Lokasi lain yaitu tempat-tempat sepi yang dijadikan parkir kendaraan, seperti di pinggir jalan raya,” ujar Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Fachrurozi.

Motor hasil pencurian dijual ke penadah rata-rata dengan harga Rp 2 jutaan. Bahkan, ada motor yang dijual sampai Banyuwangi. Polisi pun mengejar barang bukti tersebut hingga ke wilayah timur Pulau Jawa itu.

Salah satu pelaku sekaligus berperan sebagai orang yang menjualkan adalah Subekan. Motor dijual ke penadah di Purwodadi. Sedangkan, pelaku terbanyak mencuri motor yaitu, Muhamad Imadudin Bahtiar. Ia mencuri terhitung 6 kali. Di antaranya, di Mranggen, dan Karangtengah.

Baca juga:  Lokasi Sport Center Demak Dinilai Kurang Strategis

“Uang hasil menjual motor curian saya buat mabuk. Saat mencuri cukup waktu satu menit saja,” kata Bahtiar. Pihak kepolisian sendiri hingga kini masih mengembangkan kasus tersebut. (hib/zal/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya