alexametrics

Keuangan Guru Swasta Kembang Kempis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Keinginan Pemkab Demak untuk memenuhi kesejahteraan guru swasta masih terkendala terbatasnya keuangan daerah. Hal ini disampaikan Wabup Joko Sutanto disela menyalurkan bantuan sosial (bansos) di Sekretariat Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI Kabupaten Demak di  Jalan Raya Margohayu, Karangawen kemarin.

Menurutnya, peran guru swasta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa tidak diragukan lagi. Dengan kiprah para guru swasta ini, banyak anak didik yang terbantu kelancaran pendidikannya di sekolah.

“Kita sebenarnya turut prihatin pada guru swasta ini. Sebab, pandemi Covid-19 justru membuat banyak sekolah yang tutup sementara, termasuk sekolah swasta ini,” katanya didampingi Kepala Dinas Sosial Eko Pringgolaksito.

Menurutnya, dampak pandemi  tidak hanya di sektor pendidikan saja. Namun, di sektor lain juga terdampak. Karena itu, kata Wabup Joko, masyarakat diminta lebih kreatif agar bisa bertahan ekonominya dari gempuran Covid-19.

Baca juga:  PUDAM Demak Layani 56 Ribu Pelanggan di 10 Kecamatan

Ketua PGSI Demak, Noor Salim mengungkapkan, bansos yang diberikan Pemkab Demak bagi guru swasta dinilai sangat membantu. Karenanya, ia berharap pemberian sembako dapat dilanjutkan hingga Desember mendatang. “Selama pandemi ini, banyak guru yang gajinya rendah membuat kehidupannya makin tidak menentu (kembang kempis). Ini terjadi lantaran banyak orang tua yang belum bayar iuran,” katanya.

PGSI sendiri, kata Salim, merupakan gerbong panjang yang didalamnya bernaung guru swasta mulai TK hingga SMA serta wadah bagi para guru ngaji di madrasah. Karena itu, kata dia, PGSI terus menunggu janji Pemkab Demak agar bisa memberikan insentif yang layak. “Kita juga berharap, APBD perubahan segera disahkan agar kegiatan guru swasta ini dapat terlaksana,” katanya. (hib/bas)

Baca juga:  Bupati Demak Lantik 63 ASN, Dua Diantaranya Jadi Staf Ahli dan Asisten

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya