Kawal Kasus Pembakaran Bendera Partai

274
Jajaran kader dan pengurus DPC PDI Perjuangan Demak berorasi di halaman Kantor DPC Jalan Sultan Hadiwijaya. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Demak – Reaksi kader PDI Perjuangan terhadap pembakaran bendera partai di Jakarta terus terjadi. Kemarin, jajaran pengurus DPC dan Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Demak melakukan orasi di halaman Kantor DPC Jalan Sultan Hadiwijaya, Kota Demak. Kader di daerah tetap mengawal kasus tersebut lanjut di proses hukum.

Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan “Kami Bukan PKI. Kami Bukan HTI. Kami PDI Perjuangan”. Selain itu, tulisan lain, “Kami PDI Perjuangan Cinta Damai, Cinta Persatuan dan Kesatuan”. Sedianya, mereka akan melakukan long march lengkap dengan bendera merah putih dan bendera partai. Namun, lantaran suasana pandemi korona dan untuk menjaga kondusifitas, hal itu diurungkan.

Usai orasi di halaman kantor partai, rombongan yang dipimpin Ketua DPC PDI Perjuangan Demak Fahrudin Bisri Slamet langsung naik kendaraan dengan kawalan polisi menuju Polres Demak. Rombongan melakukan audiensi dengan Kapolres Demak AKBP R Fidelis Purna Timoranto.

“Kami dari PDI Perjuangan ingin supaya pelaku dan aktor intelektual kasus pembakaran bendera itu ditangkap dan diadili secara hukum,” ujar Slamet. Karena itu, kata dia, partai menunggu Polri untuk menuntaskan masalah tersebut.

Menanggapi desakan PDIP itu, Fidelis berjanji segera menyampaikan aspirasi jajaran PDI Perjuangan tersebut. “Ini sifatnya bukan laporan karena locus delicti di Jakarta. Karena itu, aspirasi yang disampaikan dalam aksi simpatik ini kita sampaikan ke jenjang atasan kami,” ujar Kapolres. (hib/ton/bas)





Tinggalkan Balasan