alexametrics

Beredar Kabar Hoax Penanganan Covid-19, Pemkab Demak Tempuh Jalur Hukum

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Demak menargetkan bisa melakukan sebanyak 10.000 rapid test untuk masyarakat. Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid, dr Singgih Setyono dikantornya (11/6/2020).

Sejauh ini tercatat sudah 3.300 rapid test. Masifnya rapid test yang dilaksanakan menjadi sarana efektif untuk mengetahui warga yang terpapar virus korona.“Sementara ini, rapid test untuk mereka yang memiliki riwayat kunjungan ke luar kota,” kata dr Singgih.

Dalam kesempatan itu, dr Singgih juga menyampaikan pihaknya akan menempuh jalur hukum terkait dengan informasi hoax yang beredar di media sosial (medsos). Di medsos, Pemkab Demak diresahkan dengan informasi yang diduga hoax soal dana hibah kaitannya dengan penanganan covid. “Apa yang diinformasikan di medsos tidak benar. Kita sepakati untuk menempuh jalur hukum,” ujar dr Singgih.

Baca juga:  Peserta Diminta Isolasi Mandiri sebelum CAT SKB

Sementara itu, dalam perkembangan yang sama, rapid test tidak hanya dilakukan Gugus Tugas Covid-19 saja, namun instansi lain juga melaksanakan rapid test secara mandiri. Diantaranya, seperti yang dijalankan Polres Demak.

Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Demak, Subandi menyampaikan, pihaknya melakukan rapid test dengan mengerahkan tim Dinkes dan Puskesmas. “Rapid test memang lumayan mahal. Yaitu, Rp 250 ribu per orang. Itu harga barang. Kalau rapid test di swasta bisa Rp 400 ribu per orang. Karena ada jasa pelayanan,” ujarnya. (hib/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya