Cegah Banjir, Desain Terowongan Tol Desa Dukun Berubah

432
Salah satu ruas jalan tol Semarang-Demak di Desa Pulosari, Kecamatan Karangtengah dalam upaya pengerasan jalan. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pelaksana proyek jalan tol Semarang-Demak, PT Pembangunan Perumahan (PP) terus berupaya menyelesaikan beberapa titik pembangunan yang menjadi target dalam sebulan terakhir. Yaitu, fokus membangun struktur jembatan yang melintasi Kali Tuntang dan Kali Gumaya. Saat ini, PT PP juga sedang fokus menyelesaikan pembangunan terowongan di wilayah Desa Dukun, Kecamatan Karangtengah. Desain terowongan tersebut ada perubahan desain dari sebelumnya.

Humas PT PP,  Robby Suwarna mengatakan, di Desa Dukun terdapat overpas berupa terowongan untuk akses jalan. Sebelumnya berupa terowongan dengan jalan di bawah. Namun, desain dirubah dengan kondisi akses jalan diatas. “Warga minta agar (jalan) dibangun diatas karena kalau dibawah bisa kebanjiran. Sebab, dibawah ada saluran irigasi. Karena itu, perlu ada perubahan desain,” ujarnya.

Selain itu, saat ini pasokan material juga masih tersendat. Kendaraan tidak bisa keluar masuk dari sumber pengangkutan material karena ada pengetatan akses jalan karena dampak covid-19. “Pabrik juga banyak yang masih tutup. Pasokan besi juga agak terganggu,” ujarnya.

Karena itupula, pekerja jalan tol sekarang juga lagi fokus melakukan pengerasan jalan sepanjang 5 kilometer di Desa Batu, Pulosari dan Desa Grogol, Kecamatan Karangtengah. Ditargetkan bisa selesai hingga ruas Wonosalam.

“Apalagi, lahan ujung ujung jalan juga belum bebas. Masih menunggu appraisal,” katanya.  Robby menambahkan, pihaknya  juga menggandeng pihak kontraktor untuk bersama sama untuk mengatasi sejumlah persoalan yang ada. (hib/bas)





Tinggalkan Balasan