Pabrik Kayu Lapis Terbakar, Empat Orang Luka

2190
Petugas memadamkan api di pabrik PT Cipta Wijaya Mandiri (CWM) Kembangarum Mranggen (26/4/2020). (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Demak – Sebuah pabrik di Dukuh Dolog, Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen Minggu (26/4/2020) pagi ludes terbakar. Belum diketahui pasti sumber api yang membakar isi gudang pabrik berupa bahan kayu triplek tersebut. Informasi yang dihimpun, api diduga berasal dari gedung pemprosesan bahan dibagian mesin pres yang letaknya berada didekat tumpukan bahan triplek.

Akibatnya, api cepat membesar. Sedangkan, pabrik sedang tidak ada aktivitas karena pekerja libur. Api dengan cepat merembet kearah tumpukan bahan triplek hingga akhirnya api menjalar membakar ruangan bagian veener.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Agus Nugroho mengatakan, penyebab kebakaran di PT Cipta Wijaya Mandiri (CWM) masih dalam penyelidikan petugas. Meski demikian, api diketahui membesar pada pukul 04.30 oleh seorang satpam yang sedang berpatroli.

Dari pihak pabrik berusaha memadamkan api dengan menggunakan apar dan didukung mobil pemadam milik pabrik. Namun, api tetap membesar hingga akhirnya banyak mobil pemadam yang ikut membantu upaya pemadaman api, termasuk dari Kota Semarang dan Kota Demak. Api akhirnya dapat dipadamkan pukul 11.30. “Untuk penyebabnya, masih dalam penyelidikan,” ujar Agus.

Untuk mengatasi kebakaran tersebut, petugas dari BPBD bersama relawan dibantu TNI/Polri dan masyarakat bersama sama mencoba memadamkan jilatan api yang terus berkobar didalam pabrik. “Setelah mendapati informasi, kita langsung terjunkan tim khusus untuk melakukan penyemprotan air. Dengan demikian, proses pendinginannya lebih cepat dan dapat dipadamkan,” katanya.

Dalam proses pemadaman api tersebut, sejumlah petugas mengalami luka-luka (melepuh). Yaitu, Slamet Ulil Albab, 24, petugas Damkar. Ulil mengalami luka bentol melepuh dibagian kaki. Kemudian, Ahmad Muttaqin, 23, petugas Damkar menderita luka bentol melepuh dibagian kaki. Iwan, 40, karyawan pabrik PT CWM dan Mashudi (Babinsa) Koramil Mranggen mengalami luka melepuh dibagian kedua kaki dan tangannya. “Untuk kerugian masih dalam perhitungan,” kata Agus. (hib/bas)

Tinggalkan Balasan