alexametrics

TPA Darupono Baru Dianggarkan Rp 20,7 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Darupono Baru mulai dilaksanakan. Rencananya, TPA yang akan menggantikan TPA Darupono lama dibangun seluas 5,7 hektare dengan anggaran Rp 20,7 miliar.

Penanggungjawab proyek atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan TPA Darupono Baru, Riza Cairina mengatakan jika sesuai surat perintah kerja (SPK) yang telah ditandatangani penyedia jasa akan dilaksanakan selama delapan bulan. Atau 240 hari kerja. Yakni Maret-Oktober mendatang.

Anggaran Rp 20,7 miliar tersebut berasal dari bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. TPA Darupono baru ini akan dibangun adalah TPA sanitary landfill. Yakni sistem pengelolaan sampah dengan cara membuang dan menumpuk sampah di lokasi cekung, memadatkannya, dan menimbunnya dengan tanah.

Baca juga:  Peringati Hari Jadi Demak, Bupati Gowes Bareng Forkopimda Keliling Jalan Desa

Cara kerja metode sanitary landfill yakni sampah dipadatkan kemudian disalurkan dengan saluran khusus untuk mengalirkan air lindi dan gas metan dari sampah. Kemudian setelah padat, sampah ditimbun menggunakan tanah.

“Untuk tahap awal ini masih masih penyiapan lahan, penyediaan bangunan kebutuhan kerja. Kemudian dilanjutkan dengan menyiapkan block cell atau tempat yang akan digunakan untuk memproses sampah,” kata Rina, kemarin (17/4/2020).

Dikatakannya, jika total lahan yang akan dibangun adalah 5,7 hektare. Namun untuk awal pembuatan block cell yang dbangun adalah seluas 1,5 hektare. “Ini akan kami bangun secara bertahap. Kami disini hanya mengerjakan satu block cell saja,” tambahnya.

Selain itu pihaknya untuk melengkapi TPA Darupono Baru, pihaknya juga akan membangun instalasi pengolahan kimia dan bangunan operasional kerja. Penggunaan sistem sanitary landfill pada TPA akan membuat kawasan di sekitar tidak tercemar dan bau dari timbunan sampah sehingga lebih ramah lingkungan.

Baca juga:  Pengangguran di Kendal Capai 40 Ribu Orang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kendal, Sri Purwati mengatakan TPA Darupono Baru mengatakan jika block cell akan dibagi dengan sistem zona. Dimana setiap zona nantinya diberi pelapis dasar dan tanah sebagai penutup saat proses penimbunan.  “Dengan begitu, sampah tidak akan menggunung seperti di TPA Darupono sekarang ini,” paparnya.

Kepala Dinas PUPR Kendal, Sugiono mengatakan, meskipun anggaran dari Kementerian PUPR, namun kewenangannya pekerjaan tersebut berada di DLH bukan Dinas PUPR. “Harapan kami, dengan adanya TPA Darupono Baru nantinya bisa mengatasi keberadaan sampah yang ada di Kendal. Sehingga tidak sampai menggunung seperti sekarang ini,” tandasnya. (bud/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya