Perkuat Pemkab Demak Hadapi Darurat Korona

239
Sekretaris DPC PKB Demak Zayinul Fata didampingi Ketua Fraksi PKB Edy Sayudi dan jajaran pengurus teleconference dengan Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori terkait percepatan penanganan korona. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Demak– DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Demak menggalakkan kegiatan peduli masyarakat Kota Wali. Diantaranya dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan disejumlah titik penting. Seperti penyemprotan di setiap kantor ranting NU,di komunitas pondok pesantren (ponpes), tempat pendidikan (madrasah) maupun tempat ibadah (masjid, musala dan tempat lainnya). Selain itu, membantu ketersediaan masker, sanitizer (pencuci tangan) dan yang dibutuhkan masyarakat untuk mencegah virus korona.

Demikian disampaikan Sekretaris DPC PKB Demak Zayinul Fata disela teleconference yang dipandu Sukirman bersama DPC PKB daerah lainnya dengan  Ketua DPW PKB Jateng, KH Yusuf Chudlori kemarin malam di Kantor DPC PKB, Jalan Sultan Hadiwijaya, Kota Demak. “Kita dari DPC PKB memiliki tanggung jawab bersama untuk memperkuat Pemkab Demak dalam menghadapi virus korona ini,”ujar Zayinul Fata.

Wakil Ketua DPRD Demak tersebut menambahkan, penanganan korona bagi PKB adalah sebuah kewajiban. Ini sesuai dengan kaidah fiqih, bahwa mendahulukan menolak bahaya (kerusakan) lebih utama dari pada mengambil manfaat (Dar’ul Mafasid Muqaddamun Ala Jalbil Mashalih).

“Karena itu, PKB memprakarsai edukasi kepada warga terkait dengan bahaya korona ini. PKB mengajak masyarakat untuk berdoa kepada Allah SWT semoga diberi keselamatan dan dijauhkan dari wabah korona. Caranya bisa dengan berdzikir, membaca istighotsah dan lainnya dirumah masing masing. Juga taati imbauan pemerintah untuk menjaga jarak (social distancing) dan karantina diri dirumah,” katanya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Demak, Edy Sayudi mengatakan, penanganan korona di Kota Wali harus didukung dengan transparansi data. “Pemkab harus lebih transparan. Data perhari harus diupdate terus sesuai perkembangan yang sebenarnya. Sebab, masyarakat butuh data itu untuk mencegah perluasan korona. Kita harus melakukan edukasi yang baik untuk masyarakat,” kata Edy. (hib/bas)

 

 

Tinggalkan Balasan