PPP Tegaskan Usung Eisti-Jos

270
Rapimcab ke-III PPP Demak pada Minggu (15/3/2020) menegaskan sikapnya mengusung pasangan cabup-wabup dalam Pilkada Demak 2020. (Nanang Rendi Ahmad/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Demak – Sempat diterpa isu dualisme pengusungan calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Kabupaten Demak, kini Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tegaskan sikapnya. PPP menyatakan akan usung pasangan Eistianah-Joko Sutanto (Eisti-Jos).

Penegasan ini diambil dalam Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) ke-III yang digelar di Gedung Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Demak, Minggu (15/3/2020). Rapat tersebut dihadiri perwakilan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC), DPC, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Hadir pula para sesepuh dan tokoh PPP Demak.

Sekretaris DPC PPP Demak Nurul Furqon mengatakan, pengusungan Eisti-Jos sudah menjadi keputusan bulat dan harga mati yang tidak bisa ditawar. Sebab hal itu juga merupakan aspirasi dari seluruh PAC. Keputusan ini sudah final. “Dari 14 PAC, semuanya menyatakan sepakat. Tidak ada satu pun yang menolak. Semuanya mendukung,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menegaskan, sesungguhnya sejak Rapimcab ke-I dan ke-II PPP telah sepakat mengusung Eisti-Jos. Isu dualisme itu hanya buntut dari desas-desus saja. Ada kabar burung yang masuk ke DPP bahwa PPP Demak mengusung pasangan lain. “Isu itu sebenarnya bisa dikatakan tidak ada. Sebab itu hanya buntut dari kesalahpahaman saja. Maka dari itu Rapimcab ke-III ini sifatnya untuk menegaskan. Kami juga menghadirkan Wakil Ketua Umum DPP agar semuanya terang dan jelas,” tuturnya.

Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan Rapimcab memang menjadi wadah untuk menyerap aspirasi dan masukan terkait pengusungan cabup dan wabup. DPP tinggal menindaklanjuti.

Semua surat keputusan untuk pengusungan calon di Pilkada memang diputuskan di DPP. Namun rekomendasinya dari DPC yang diteruskan ke DPW selanjutnya masuk ke DPP. “Jika memang forum menyepakati mengusung Eisti-Jos, maka nanti akan diputuskan di DPP. Aturannya begitu,” jelasnya. (nra/ton/bas)

Tinggalkan Balasan